Diskop UKM Kukar Programkan Pendampingan Usaha Langsung Ke 20 Kecamatan

                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Info Daerah

Kepala Bidang Pemberdayaan UKM Dinas Koperasi dan UKM Kukar, Fathul Amin (sisikota.com)


SISIKOTA.COM - Bidang Pemberdayaan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Dinas Koperasi dan UKM (Diskop UKM) Kutai Kartanegara merencanakan program untuk terjun secara langsung ke 20 kecamatan di Kukar pada tahun ini guna melakukan pelatihan dan pendampingan bagi pengusaha lokal.

Kabid Pemberdayaan UKM Diskop UKM Kukar, Fathul Amin mengatakan, bahwa kegiatan ini akan mencakup berbagai aspek, mulai dari pelatihan dalam memulai usaha baru, pembentukan kelembagaan bagi para pengusaha, bantuan perijinan, hingga strategi pemasaran untuk memperluas jangkauan pasar.

"Dalam prosesnya kita pakai dua pola, yang pertama, kita langsung on the spot di kecamatan, kita undang calon pelaku usaha dan kita langsung dampingi di tempat. Selanjutnya by event, kita mengadakan misalkan keterlibatan ekspo pameran UMKM di acara Pemda, Erau, dan Tifaf," ujar Fathul.

Kata dia, langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas dan daya saing UKM di Kukar, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal.

Dengan memberikan pelatihan dan pendampingan langsung di kecamatan, diharapkan para pelaku UKM dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengembangkan usaha mereka secara berkelanjutan.

"Karena memang dari Diskop UKM ini sendiri upaya sudah sampai dengan saat ini cukup maksimal. Saya kira dengan kemauan UMKM itu yang memulai bagaimana usaha itu bisa berkembang, tentu itu tidak hanya cukup peran dari pemerintah," tegasnya.

Fathul juga berharap bahwa kegiatan ini akan mendorong terciptanya iklim usaha yang lebih kondusif dan memberikan dorongan bagi pertumbuhan ekonomi di setiap kecamatan.

Selain itu, melalui pendekatan yang lebih langsung ke lapangan, diharapkan dapat terjalin sinergi yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal.

"Kita tidak berharap pelaku usaha itu selalu berharap bantuan, pelatihan dari pemerintah, fasilitas dan sebagainya. Kita berharap itu hanya sebagai pemancing pelaku UMKM agar mampu berkembang sendiri. Toh nanti ujung-ujungnya ke peningkatan perekonomian dia dan keluarganya, itu yang kita harapkan," tutupnya. (*sk-3/adv)

Iklan sisikota.com

Tags:

Diskop UKM Kukar

fasilitasi pemerintah

Kutai Kartanegara

UMKM