Kategory
Info Daerah,
26-06-2026 16:29:58
Plt Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kutai Kartanegara, Dendy Irwan Fahriza, menjelaskan pemanfaatan Aplikasi Siap Kerja sebagai portal digital untuk lowongan, pelatihan, dan rekrutmen tenaga kerja lokal. (Harry/Sisikota.com)
Tenggarong Seberang, SISIKOTA.COM – Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kutai Kartanegara menyiapkan sekitar 220 perusahaan untuk masuk ke Aplikasi Siap Kerja. Platform digital itu disiapkan untuk mempertemukan pencari kerja dan perusahaan dalam satu sistem layanan ketenagakerjaan.
Aplikasi Siap Kerja menjadi salah satu program baru Pemerintah Kabupaten Kukar yang diluncurkan di Gedung Putri Karang Melenu, Tenggarong Seberang, Selasa, 23 Juni 2026. Selain aplikasi tersebut, Pemkab Kukar juga meluncurkan Program RT-Ku Terbaik dan Aplikasi Pengaduan Masyarakat.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kukar, Dendy Irwan Fahriza, mengatakan Aplikasi Siap Kerja merupakan implementasi Program Dedikasi Kukar Idaman Etam Sejahtera. Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah akses layanan ketenagakerjaan secara digital.
“Aplikasi ini menjadi wadah yang mempertemukan pemberi kerja dan pencari kerja secara virtual, sehingga seluruh proses ketenagakerjaan dapat terfasilitasi dengan lebih mudah,” ujar Dendy.
Menurut Dendy, aplikasi tersebut tidak hanya memuat informasi lowongan pekerjaan. Di dalamnya juga disiapkan layanan pelatihan kompetensi, penempatan tenaga kerja, pelaporan hubungan industrial, serta pembaruan informasi lowongan kerja.
Saat ini, sekitar 220 perusahaan di Kukar yang terdaftar dalam Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan atau WLKP telah disiapkan akunnya. Perusahaan dapat masuk ke sistem menggunakan Nomor Induk Berusaha atau NIB untuk mengunggah kebutuhan tenaga kerja sesuai kompetensi yang diperlukan.
“Mayoritas perusahaan yang terdaftar berasal dari sektor pertambangan, namun kami berharap sektor perkebunan, jasa keamanan, UMKM, dan sektor lainnya juga ikut memanfaatkan aplikasi ini,” katanya.
Dendy menjelaskan, aplikasi tersebut tidak hanya terbuka untuk perusahaan besar. Pelaku usaha yang memiliki NIB, termasuk UMKM, juga dapat mendaftar sebagai pemberi kerja dan memanfaatkan fitur yang tersedia.
Sementara bagi pencari kerja, persyaratan pendaftaran mengikuti mekanisme yang selama ini digunakan dalam penerbitan kartu pencari kerja. Disnakertrans Kukar menargetkan 10.494 pencari kerja yang sebelumnya terdaftar dalam sistem Hub Career dapat bermigrasi dan menggunakan akun pada Aplikasi Siap Kerja.
Untuk memperluas pemanfaatan aplikasi, sosialisasi akan dimulai pada Juli 2026. Disnakertrans Kukar akan melibatkan pemerintah kecamatan, kelurahan, dan desa agar informasi layanan menjangkau masyarakat lebih luas.
Disnakertrans juga akan memetakan perusahaan yang tersebar di 20 kecamatan, 44 kelurahan, dan 193 desa. Pemetaan itu dilakukan agar potensi lapangan kerja di berbagai wilayah dapat terintegrasi ke dalam sistem.
Dendy menegaskan, Aplikasi Siap Kerja diprioritaskan bagi masyarakat beridentitas Kutai Kartanegara. Hal itu menjadi bagian dari implementasi Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan dan Perlindungan Tenaga Kerja Lokal.
Melalui platform tersebut, Pemkab Kukar berharap proses pencarian kerja, pelatihan, dan rekrutmen tenaga kerja dapat berjalan lebih mudah dan transparan. Aplikasi ini juga diharapkan membantu memperkuat penyerapan tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan dunia usaha. (rry)
Tags:
Aplikasi Kukar Siap Kerja
17 jam yang lalu
18 jam yang lalu
20 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu