Kategory
Info Daerah,
21-06-2025 09:20:56
Plt Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Arianto. (Kontributor Sisikota.com)
Tenggarong Seberang, SISIKOTA.COM - Di tepi Desa Loa Raya, hamparan pepohonan rindang dan aliran sungai yang jernih membingkai kawasan Batu Ampar, destinasi wisata yang baru dibuka pada 2022. Meski masih seumur jagung, antusiasme warga setempat dalam mengelola potensi ini telah menarik perhatian Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Dispar Kukar).
Plt Kepala Dispar Kukar, Arianto, menilai keseriusan pemerintah desa dan masyarakat adalah modal besar untuk mewujudkan Batu Ampar sebagai destinasi wisata berbasis alam yang berdaya saing. “Kami ingin potensi lokal tidak berhenti di niat saja. Perlu pendampingan yang tepat agar potensi seperti Batu Ampar bisa benar-benar hidup dan menggerakkan ekonomi warga,” ujarnya, Rabu (19/6/2025).
Batu Ampar menawarkan area camping ground yang luas dan gazebo-gazebo sederhana untuk bersantai. Keasrian alamnya menjadi daya tarik utama, membuatnya cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pedesaan yang tenang.
Kepala Desa Loa Raya, Martin, menuturkan bahwa lahirnya destinasi ini merupakan buah gotong royong masyarakat. Warga bergandengan tangan membuka akses jalan dan menyusun rencana awal pengelolaan. “Kami tidak ingin menunggu terlalu lama untuk bertindak. Masyarakat kami punya energi, tinggal diarahkan dan difasilitasi,” jelasnya.
Penguatan fasilitas juga mendapat dukungan dari Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kukar, yang membantu penyediaan kebutuhan dasar di lokasi wisata. Kolaborasi antara BRIDA dan Dispar dinilai dapat mempercepat pemetaan kebutuhan pengembangan di masa mendatang.
Martin berharap riset yang sedang berjalan bisa menjadi landasan kuat untuk mengajukan anggaran tambahan. Dengan dukungan data yang valid, ia optimistis Batu Ampar dapat berkembang menjadi ikon wisata baru di Kukar. (nur/adv)
Tags:
Arianto
dinas pariwisata kukar
Dispar Kukar
Kecamatan Tenggarong Seberang
Tenggarong Seberang
17 jam yang lalu
18 jam yang lalu
20 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu