DTD Naik 3 Persen, Aulia Rahman Basri: Tulang Punggung Ekonomi Kukar Terjaga

                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Info Daerah

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri memberikan keterangan kepada media usai pengumuman kenaikan Dana Transfer Daerah (DTD) sekitar 3 persen yang disetujui Banggar DPRD. (Kontributor Sisikota.com)


Tenggarong, SISIKOTA.COM - Kabar mengenai persetujuan peningkatan Dana Transfer Daerah (DTD) oleh Badan Anggaran (Banggar) DPR disambut optimis oleh Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri. Meski kenaikannya relatif kecil, hanya sekitar 3 persen, ia menilai keputusan itu menjadi penanda penting bagi arah pembangunan Kukar yang sangat bergantung pada aliran dana tersebut.

“Apalagi kalau kita bicara tentang DTD, itu ibarat tulang punggung bagi perekonomian publik Kukar. Hampir seluruh perputaran ekonomi masyarakat kita tidak bisa dilepaskan dari aktivitas pemerintah yang sumber utamanya berasal dari dana itu,” ujar Aulia saat ditemui usai agenda publik di Tenggarong, Jumat (19/9/2025).

Menurutnya, DTD selama ini bukan sekadar transfer fiskal dari pusat, melainkan instrumen vital yang menentukan jalannya pembangunan. Dana itu menopang berbagai sektor, mulai dari pertanian, perikanan, pendidikan, infrastruktur, hingga layanan publik yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. “Harapan kami, dengan adanya kenaikan DTD, meski kecil, uang yang berputar di masyarakat juga bisa meningkat, sehingga daya beli ikut terjaga,” jelasnya.

Bupati menambahkan, kejelasan lebih rinci mengenai mekanisme dan alokasi anggaran menjadi hal yang sangat ditunggu. Pemerintah daerah perlu memastikan bahwa tambahan dana, sekecil apa pun, dapat diarahkan secara produktif. “Kita ingin memastikan kenaikan ini tidak hanya habis pada belanja rutin, tetapi benar-benar memperkuat sektor-sektor yang produktif dan menyentuh rakyat banyak, khususnya petani, nelayan, dan pelaku UMKM,” katanya.

Meski hanya tumbuh 3 persen, Aulia menekankan bahwa langkah kecil ini tetap memberi sinyal kepercayaan dan keberlanjutan fiskal bagi Kukar. Daerah yang selama ini dikenal sebagai lumbung pangan dan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur, menurutnya, membutuhkan landasan fiskal yang stabil untuk mendorong program-program strategis jangka panjang.

Ia menutup dengan menegaskan pentingnya pengelolaan DTD secara tepat dan transparan agar manfaatnya benar-benar terasa. “Dengan komitmen bersama, dana ini bisa jadi penentu jalannya pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Tugas kita adalah memastikan setiap rupiah benar-benar kembali ke masyarakat,” pungkasnya. (nur/adv)

Iklan sisikota.com

Tags:

aulia rahman basri

Bupati Kukar

bupati kutai kartanegara