Kategory
Info Daerah,
26-06-2025 14:57:09
Samarinda, SISIKOTA.COM - Tantangan besar menanti duet kepemimpinan baru Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin. Anggota DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan, menegaskan bahwa masalah infrastruktur jalan, khususnya di wilayah Hulu Mahakam, harus menjadi prioritas utama untuk segera ditangani.
Dengan kondisi geografis Kukar yang sebagian besar berupa rawa-rawa, pembangunan jalan bukan hanya soal menambal kerusakan. Firnadi menilai diperlukan terobosan teknologi dan strategi konstruksi yang mampu menciptakan infrastruktur tahan lama, mengingat kerusakan jalan di daerah tersebut telah lama menjadi keluhan masyarakat.
“Sebagaimana disampaikan Pak Gubernur, kami sebagai wakil rakyat dari Kukar sangat menyadari bahwa PR kami banyak, terutama terkait infrastruktur jalan. Apalagi di Hulu Mahakam, kondisi tanahnya rawa, jadi butuh solusi inovatif agar jalan benar-benar bisa digunakan jangka panjang,” ujarnya, Senin (23/6/2025).
Ia menyoroti pentingnya ruas jalan yang menghubungkan beberapa kecamatan seperti Kota Bangun, Kenohan, dan Ketapang hingga ke wilayah Kutai Barat. Jalur ini, menurutnya, tidak hanya menjadi penghubung antarwilayah, tetapi juga urat nadi mobilitas warga dan jalur vital distribusi barang, yang berpengaruh langsung terhadap aktivitas ekonomi.
Selain infrastruktur, Firnadi menilai penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kukar juga harus mendapatkan perhatian serius. Ia mengapresiasi langkah pemerintah sebelumnya yang telah menyediakan fasilitas dan menggelar berbagai event bagi pelaku UMKM, namun menilai dukungan tersebut harus diperluas.
“Ke depan, harapan kita kepada Bupati baru, kepemimpinan ini bisa membawa Kukar lebih maju lagi. Tidak hanya mendukung peralatan bagi pelaku UMKM, tetapi juga peningkatan kualitas SDM dan terobosan pemasaran. Dengan begitu, UMKM kita benar-benar berdaya saing dan mampu meningkatkan pendapatan keluarga,” tutupnya. (nur/adv)
Tags:
Infrastruktur Jalan
17 jam yang lalu
17 jam yang lalu
20 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu