Kategory
Info Daerah,
01-10-2025 09:40:40
Suasana Rapat Paripurna DPRD Kukar dalam rangka perayaan HUT ke-243 Kota Tenggarong di Ruang Sidang Utama, Senin (29/9/2025). (Kontributor Sisikota.com)
Tenggarong, SISIKOTA.COM - Usia 243 tahun bukan perjalanan singkat bagi Kota Tenggarong. Sebagai pusat peradaban Kutai Kartanegara, kota ini menjadi saksi sejarah panjang perkembangan budaya dan pemerintahan di Kalimantan Timur. Pada Minggu (28/9/2025), perayaan Hari Jadi Kota Raja itu ditandai dengan rangkaian kegiatan resmi, termasuk Rapat Paripurna di DPRD Kukar sehari setelahnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Thauhid Afrilian Noor, menegaskan peringatan ini bukan hanya seremonial. Menurutnya, momentum HUT ke-243 harus dimaknai sebagai dorongan bagi masyarakat untuk menjaga dan membangun kota.
“Harapan kita sebagai warga Tenggarong, ayok kepada seluruh masyarakat etam sama-sama jaga kota etam ini. Menuju peradaban, kota ini harus terus berkembang, dinamis, untuk menyambut IKN,” ujarnya usai rapat paripurna, Senin (29/9/2025).
Thauhid menilai posisi Tenggarong sangat strategis sebagai barometer perkembangan Kutai Kartanegara. Ia menekankan, meski semua wilayah penting, wajah Kukar kerap dinilai dari kondisi Tenggarong.
“Tenggarong ini merupakan pintu masuk orang untuk melihat Kutai Kartanegara dapat berkembang. Tetapi bukan berarti wilayah lain itu tidak penting, tetap harus kita jaga dan kembangkan juga. Namun, memang barometer Kukar ada di Tenggarong,” jelasnya.
Selain peran strategis, ia juga mendorong agar masyarakat bersama pemerintah meningkatkan kualitas kota dalam berbagai aspek. Mulai dari teknologi, literasi, hingga kebudayaan, semua harus tumbuh beriringan untuk memperkuat identitas Tenggarong.
“Mudah-mudahan kota ini sebagaimana keinginan Pak Bupati dapat menjadi kota peradaban, kota budaya, dan itu bisa kita tunjukkan,” pungkas Thauhid. (rb/adv)
Tags:
Disdikbud Kukar
thauhid afrilian noor
17 jam yang lalu
18 jam yang lalu
21 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu