Kategory
Info Daerah,
20-09-2025 18:57:08
Kepala Desa Batuah Abd Rasyid memimpin rapat koordinasi bersama perwakilan sembilan perusahaan untuk mendukung operasional IGD 24 jam Puskesmas Batuah di Kantor Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan. (Kontributor Sisikota.com)
Loa Janan, SISIKOTA.COM - Upaya peningkatan pelayanan kesehatan di Desa Batuah memasuki tahap baru. Pemerintah desa setempat menggelar rapat koordinasi dengan sembilan perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut, membahas dukungan operasional Puskesmas Batuah agar dapat menyediakan layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam. Pertemuan berlangsung di Kantor Desa Batuah dan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Abd Rasyid.
Abd Rasyid menegaskan bahwa rapat ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Kutai Kartanegara serta hasil pertemuan sebelumnya. Fokus utama adalah menambah tenaga medis agar pelayanan kesehatan di Batuah tidak lagi terbatas pada jam tertentu, melainkan bisa beroperasi penuh sepanjang hari. “Karena program ini mendesak dan belum masuk batang tubuh APBD Kukar, maka kami minta perusahaan membantu melalui skema dana CSR,” jelasnya.
Dalam pembahasan, disepakati sembilan perusahaan akan memberikan kontribusi rutin sebesar Rp2 juta per bulan. Dana tersebut akan digunakan untuk membiayai enam tenaga medis yang akan bekerja dalam tiga shift, sehingga pelayanan IGD dapat berjalan tanpa henti. Uji coba sistem ini akan dilakukan hingga Desember 2025. Apabila dinilai berhasil, program tersebut akan diusulkan masuk ke dalam Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bidang kesehatan pada tahun anggaran berikutnya.
Meski mayoritas perusahaan yang hadir menyatakan kesediaan berpartisipasi, Abd Rasyid menyebut masih ada satu perusahaan yang belum memberikan konfirmasi, yaitu PT Insanai Bara Perkasa (IBP). “Namun kami tetap akan meminta Insanai berkontribusi dan akan kami laporkan kepada Pemprov maupun Pemkab Kukar,” tegasnya.
Ia menambahkan, mekanisme pengelolaan dana dilakukan secara transparan. Setiap perusahaan diwajibkan menyetorkan kontribusi pada tanggal 15 setiap bulan melalui rekening resmi desa. Dana tersebut kemudian akan disalurkan sesuai peruntukan, yakni menggaji tenaga medis tambahan dan mendukung kebutuhan operasional IGD Puskesmas Batuah.
Rapat koordinasi ini menandai komitmen bersama antara pemerintah desa dan dunia usaha dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat. Langkah ini diharapkan tidak hanya memperkuat akses kesehatan di Desa Batuah, tetapi juga menjadi model kolaborasi CSR yang terukur di wilayah Kukar. (nur/adv)
Tags:
Desa Batuah
loa janan
17 jam yang lalu
18 jam yang lalu
20 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu