Jambore PAUD Kukar 2025 Diharapkan Jadi Titik Tolak Penguatan Layanan Pendidikan Dini

                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Info Daerah

Bunda PAUD Kukar menyerahkan buket bunga simbolis dalam pembukaan Jambore PAUD 2025 di Kecamatan Kota Bangun, Jumat (28/6/2025). (Istimewa)


Kota Bangun, SISIKOTA.COM - Sorak sorai dan hangatnya tepuk tangan peserta Jambore PAUD 2025 di Kota Bangun menjadi latar semangat yang tak sekadar seremonial. Dalam suasana penuh keakraban itu, Bunda PAUD Kutai Kartanegara (Kukar), Andi Deezca Pravidhia Aulia Rahman Basri, menyampaikan pesan penting tentang makna mendalam kegiatan yang digelar selama tiga hari ini.

Bagi Andi Deezca, Jambore dan Musyawarah Besar (Mubes) PAUD bukan hanya agenda rutin tahunan. Ia melihatnya sebagai ruang strategis untuk memperkuat hubungan antarpengajar, berbagi praktik baik, dan membangun jejaring yang lebih solid di antara satuan pendidikan anak usia dini se-Kukar.

“Jambore ini adalah ruang strategis bagi para tenaga pendidik untuk saling berbagi pengalaman dan membangun sinergi yang lebih kuat demi pendidikan anak usia dini yang lebih berkualitas,” tuturnya di hadapan peserta, Jumat (28/06/2025).

Ia menekankan pentingnya peran guru PAUD sebagai figur utama dalam membentuk karakter dan membimbing anak-anak pada masa keemasan pertumbuhan mereka. Dalam pandangannya, guru bukan sekadar pengajar materi, melainkan pendamping kehidupan yang menanamkan nilai sosial dan emosional sejak dini.

"Guru PAUD tidak hanya mengajar, tetapi juga membimbing anak dalam membangun pondasi karakter, sosial, dan emosionalnya. Maka, kegiatan ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin sebagai wadah pembelajaran bersama,” ujarnya.

Bunda PAUD Kukar juga mengajak seluruh peserta untuk membuka diri terhadap pertukaran wawasan, metode, dan ide pembelajaran kreatif. Menurutnya, sinergi antarguru menjadi fondasi penting untuk menciptakan pendekatan pendidikan yang relevan dan menyenangkan bagi anak-anak.

Selain membangun semangat kolektif, kegiatan ini juga diharapkan menjadi titik tolak peningkatan kualitas layanan PAUD secara berkelanjutan. Andi Deezca menegaskan bahwa momentum ini harus terus dihidupkan agar pendidikan usia dini di Kukar makin maju dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

“Semoga Jambore PAUD ini membawa manfaat besar dan menjadi bagian dari langkah maju dalam memajukan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Kutai Kartanegara,” tutupnya. (rb/adv)

Iklan sisikota.com

Tags:

Disdikbud Kukar

paud