Karang Taruna Loa Duri Ulu Gelar Pelatihan Digital Youth 2.0, Bekali Pemuda Literasi Teknologi

                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Info Daerah

Peserta antusias mengikuti pelatihan Digital Youth 2.0 Level Up di Aula MTs Al-Istiqomah, Desa Loa Duri Ulu, Sabtu (9/8/2025). (Kontributor Sisikota.com)


Loa Duri Ulu, SISIKOTA.COM - Suasana Aula MTs Al-Istiqomah tampak berbeda pada Sabtu (9/8/2025) pagi. Ratusan mata peserta muda tampak antusias menyimak materi demi materi dalam pelatihan Digital Youth 2.0 Level Up, sebuah program yang dirancang Karang Taruna Desa Loa Duri Ulu untuk memperkuat literasi digital generasi muda.

Pelatihan ini menghadirkan materi yang relevan dengan kebutuhan zaman. Mulai dari pengenalan perangkat keras dan perangkat lunak komputer, pemahaman dasar mengenai Artificial Intelligence (AI), hingga pembahasan tentang etika bermedia digital. Dengan keterlibatan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari UINSI Samarinda sebagai pengajar sekaligus pendamping, sesi pelatihan berjalan interaktif. Peserta tidak hanya mendengar teori, tetapi juga langsung praktik menggunakan perangkat yang tersedia.

Kasi Pelayanan Desa Loa Duri Ulu, Katarina Panggalo, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program ini. Ia menekankan pentingnya pemuda memiliki kecakapan digital agar mampu bersaing dan beradaptasi di era serba teknologi. “Di zaman serba digital seperti sekarang, generasi muda harus mampu beradaptasi dan memanfaatkannya secara bijak. Pengetahuan soal komputer dan AI kini adalah kebutuhan mendasar,” ujarnya.

Lebih jauh, Katarina berharap pelatihan ini dapat membawa dampak nyata, tidak hanya bagi individu peserta, tetapi juga bagi komunitas desa. Menurutnya, ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk membuka peluang usaha baru, meningkatkan keterampilan kerja, dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan berbasis digital. “Harapannya, ilmu yang diperoleh tidak hanya disimpan, tapi bisa diaplikasikan untuk kemajuan pribadi dan desa,” tambahnya.

Pelatihan berlangsung dalam beberapa sesi. Sesi pertama fokus pada pengenalan komputer dasar, kemudian berlanjut dengan pengenalan AI serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Di sesi akhir, peserta dibekali pemahaman etika berinternet, mulai dari menjaga keamanan data pribadi, berinteraksi secara positif di media sosial, hingga mengenali dan menghindari penyebaran hoaks.

Program Digital Youth 2.0 Level Up ini dipandang sebagai langkah konkret dalam mempersiapkan generasi muda Loa Duri Ulu agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara produktif dan bertanggung jawab.

Iklan sisikota.com

Tags:

loa duri ulu