Kebakaran Malam Hari di Tabang, Kerugian Capai Rp800 Juta

                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Info Daerah

dan warga berupaya memadamkan kebakaran yang menghanguskan rumah serta bangunan sarang burung walet di Desa Umaq Dian, Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara, Sabtu malam (27/12/2025). (Istimewa)


Tabang, SISIKOTA.COM - Kebakaran melanda Desa Umaq Dian, Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara, Sabtu malam (27/12/2025), menghanguskan satu unit rumah warga dan dua bangunan sarang burung walet. Total kerugian materiel akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai Rp800 juta.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 19.45 WITA di Jalan Juk Kajan RT 001. Api pertama kali terlihat dari bagian dapur rumah milik Yohanes Marung Paembonan, sebelum dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan di sekitarnya. Sejumlah saksi menyebut terdengar suara ledakan yang diduga berasal dari benda mudah terbakar di dalam rumah.

Selain rumah warga, dua bangunan sarang burung walet yang berada di sekitar lokasi turut terbakar. Kerusakan pada bangunan walet tersebut tidak hanya menghilangkan aset fisik, tetapi juga berdampak pada sumber penghasilan korban dalam jangka panjang.

Personel Polsek Tabang bersama petugas pemadam kebakaran Kecamatan Tabang dan warga setempat melakukan upaya pemadaman secara gabungan. Pemadaman dilakukan menggunakan satu unit mobil pemadam kebakaran serta satu unit mesin alkon milik warga. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.15 WITA.

Kapolsek Tabang Aldino Subroto mengatakan pihaknya segera bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat untuk melakukan pengamanan tempat kejadian perkara sekaligus membantu proses pemadaman.

“Personel langsung menuju lokasi, berkoordinasi dengan petugas pemadam dan warga agar api tidak meluas dan situasi tetap terkendali,” ujar Aldino.

Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, kerusakan bangunan dinyatakan berat dan aktivitas ekonomi korban dipastikan terdampak.

Pihak kepolisian telah melakukan pendataan korban dan saksi, memasang garis polisi di lokasi kejadian, serta melakukan penyelidikan awal untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

Polsek Tabang menyatakan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan pascakejadian serta memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah tersebut tetap terjaga. (*)

Iklan sisikota.com

Tags:

Kecamatan Tabang

Tabang