Kategory
Info Daerah,
26-11-2025 12:40:07
Upacara Hari Guru Nasional 2025 berlangsung di halaman Kantor Gubernur Kaltim, Selasa 25 November 2025, dengan barisan guru mengenakan seragam PGRI sebelum penyampaian kebijakan insentif oleh pemerintah daerah. (istimewa)
Samarinda, SISIKOTA.COM - Kesejahteraan guru kembali menjadi isu yang bergantung pada ruang fiskal daerah. Pemerintah pusat telah menetapkan insentif Rp300.000 per bulan, namun Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menambah Rp500.000 dan menargetkan kenaikan hingga Rp1 juta untuk guru honorer dan non-ASN. Kebijakan ini menempatkan peningkatan kualitas pendidikan pada ranah kemampuan APBD, bukan hanya pada kebijakan sektoral.
Pernyataan itu disampaikan Gubernur Kaltim H Rudy Mas’ud (Harum) setelah memimpin Upacara Hari Guru Nasional 2025 di Kantor Gubernur Kaltim, Selasa 25 November 2025. Ia menyebut pemerintah daerah berupaya memperbesar alokasi insentif, dengan catatan ketersediaan anggaran memungkinkan. “Itu target kita. Mohon doanya, kalau APBD kita cukup. Mudah-mudahan bisa diangkat sampai Rp1 juta,” ujarnya.
Kaltim memberi tambahan Rp500.000 di luar insentif pusat, namun kenaikan menjadi Rp1 juta belum dipastikan terealisasi. Gubernur menyatakan niat peningkatan insentif akan bergantung pada ruang belanja pendidikan. “Mudah-mudahan kemampuan APBD kita selalu siap untuk mensupport semuanya, terutama guru-guru kita,” ucapnya.
Selain insentif, Gubernur menyoroti perlindungan kerja bagi guru di sekolah. Ia menyampaikan telah terjalin kerja sama antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kepolisian RI terkait penanganan kasus di sekolah dengan pendekatan restorative justice. Kebijakan ini diarahkan pada penyelesaian persoalan secara pendidikan, bukan semata penindakan hukum.
Gubernur menyebut guru berperan dalam pembentukan karakter peserta didik. “Para guru adalah penjaga moral bagi anak-anak kita. Mereka yang membentuk karakter generasi kita,” katanya.
Usulan kenaikan insentif belum memiliki jadwal realisasi. Kemaslahatan guru bergantung pada keberlanjutan postur APBD dan konsistensi kebijakan daerah dalam beberapa tahun anggaran ke depan. (*)
Tags:
Gubernur Kaltim
insentif guru
rudy mas'ud
17 jam yang lalu
18 jam yang lalu
21 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu