Kredit Kukar hingga Rp500 Juta Ditargetkan Meluncur Oktober, Debitur Tanggung Administrasi 5 Persen

                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Info Daerah

Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri menyampaikan sambutan pada pembukaan Gencarkan Hari Tani Nasional 2026 di halaman parkir Stadion Rondong Demang, Tenggarong, Jumat (25/9/2026). Pemkab Kukar menargetkan Kredit Kukar Idaman Terbaik diluncurkan pada Oktober 2026. (Harry/Sisikota.com)


Tenggarong, SISIKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menargetkan Kredit Kukar Idaman Terbaik diluncurkan pada Oktober 2026 dengan plafon maksimal Rp500 juta. Meski bunganya disubsidi pemerintah daerah, debitur tetap menanggung biaya administrasi sebesar 5 persen, biaya provisi, dan asuransi.

Ketentuan tersebut tercantum dalam Peraturan Bupati Kukar Nomor 21 Tahun 2026 yang ditetapkan pada 8 September 2026. Peraturan itu juga membatasi jangka waktu kredit paling lama 60 bulan, sedangkan nilai pinjaman dan tenor setiap debitur ditentukan Bank Kaltimtara.

Dengan demikian, Rp500 juta merupakan batas tertinggi pembiayaan, bukan nilai yang otomatis diterima setiap pemohon. Bank Kaltimtara tetap melakukan penilaian dan menetapkan persyaratan teknis sebelum menyetujui kredit. 

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan program tersebut sedang dimatangkan bersama bank penyalur sebelum resmi diperkenalkan kepada masyarakat.

“Jadi, info dari BPD itu insyaallah sudah siap untuk kita luncurkan dan kemungkinan kita akan matangkan lagi. Mudah-mudahan bulan depan itu sudah bisa kita luncurkan Kredit Kukar Idaman Terbaik ini,” kata Aulia di halaman parkir Stadion Rondong Demang, Tenggarong, Jumat (25/9/2026).

Menurut Perbup, subsidi bunga akan diberikan Pemkab Kukar berdasarkan perjanjian kerja sama dengan Bank Kaltimtara. Namun, subsidi tersebut tidak menghapus seluruh biaya kredit.

Biaya administrasi sebesar 5 persen, provisi, dan asuransi menjadi beban debitur yang dibayarkan saat pencairan pinjaman pertama. Besaran biaya provisi dan asuransi tidak dicantumkan dalam peraturan tersebut.

Selain objek usaha yang menjadi agunan, Bank Kaltimtara dapat meminta agunan tambahan berdasarkan hasil penilaian terhadap calon penerima. Bank juga akan memeriksa riwayat kredit pemohon melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan.

Meski Aulia berharap program tersebut dapat menjangkau berbagai kelompok pelaku usaha, Perbup menetapkan persyaratan khusus bagi penerimanya.

Pelaku usaha mikro harus merupakan penduduk Kukar, memiliki Nomor Induk Berusaha, serta telah menjadi nasabah Kredit Kukar Idaman sebelumnya. Kredit terdahulu juga harus sudah dilunasi dengan status kolektabilitas lancar.

Sementara itu, koperasi dan badan usaha milik desa harus terdaftar di Kukar serta memiliki akta pendirian, anggaran dasar, laporan keuangan, rencana bisnis, dan Nomor Induk Berusaha.

Sektor usaha yang dapat dibiayai meliputi pertanian, peternakan, perikanan, industri pengolahan, perdagangan, pariwisata, dan jasa.

“Mudah-mudahan setelah peluncuran ini bisa diakses seluas-luasnya oleh seluruh profesi di tempat kita, baik itu petani, peternak, nelayan, maupun UMKM, sehingga ini bisa meningkatkan baik itu dari segi kualitas dan kapasitas produksi teman-teman pelaku usaha kita,” ujar Aulia.

Perbup membedakan sumber pembiayaan pokok kredit dan subsidi bunga. Dana kredit berasal dari Bank Kaltimtara, sedangkan subsidi bunga dibiayai melalui APBD Kukar. 

Dalam keterangannya, Aulia menyebut Pemkab Kukar mencadangkan dividen yang diperoleh dari Bank Kaltimtara untuk mendukung program tersebut.

“Nah, kalau kita pagunya ini dinamis. Kenapa? Pembiayaan yang kita gunakan nanti sama seperti Kredit Kukar Idaman, kita menggunakan dividen kita di Bank Kaltimtara,” jelasnya.

Menurut Aulia, dana tersebut diharapkan dapat terus bergulir sehingga cakupan penerima program bertambah.

“Nah, kita sudah mencadangkan dividen kita yang ada sekarang untuk program ini dan begitupun selanjutnya dana ini akan terus bergulir,” katanya.

Penerima kredit tetap berkewajiban membayar angsuran pokok secara tertib, menggunakan pinjaman sesuai peruntukan usaha, memberikan data yang benar, dan melaporkan perkembangan usahanya kepada Bank Kaltimtara.

Perbup juga mengatur penyaluran program dapat dihentikan sementara apabila rasio kredit bermasalah mencapai 5 persen atau lebih.

Aulia belum menyebut tanggal pasti peluncuran maupun dimulainya pengajuan. Untuk sementara, Oktober 2026 masih menjadi target peluncuran Kredit Kukar Idaman Terbaik. (rry/bby/adv)

Iklan sisikota.com

Tags:

Kredit Kukar Idaman Terbaik