Kategory
Info Daerah,
04-07-2025 10:57:05
Plt Kepala Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara Arianto. (Kontributor Sisikota.com)
Tenggarong, SISIKOTA.COM - Di tengah dorongan untuk mengurangi ketergantungan pada ekonomi berbasis sumber daya alam, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mempercepat penyelesaian Gedung Komite Ekonomi Kreatif (Kekraf) di Tenggarong. Gedung yang dibangun sejak 2023 ini diharapkan menjadi pusat aktivitas, kolaborasi, dan pengembangan tujuh subsektor kreatif prioritas di Kukar.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Arianto, mengatakan bahwa pihaknya telah meninjau langsung progres pembangunan dan mengidentifikasi sejumlah pekerjaan teknis yang masih perlu diselesaikan. “Kami menyoroti beberapa aspek, seperti aksesibilitas menuju lokasi dan ketersediaan fasilitas pendukung untuk tujuh subsektor kreatif prioritas,” ujarnya.
Tujuh subsektor yang akan difasilitasi secara khusus di gedung ini meliputi kriya, kuliner, seni pertunjukan, fashion, film dan animasi, fotografi, serta musik. Menurut Arianto, subsektor tersebut dipilih berdasarkan potensi kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi non-ekstraktif yang ramah lingkungan dan berbasis kreativitas.
Arianto menegaskan bahwa arahan Bupati dan Wakil Bupati Kukar jelas: gedung ini tidak boleh hanya menjadi simbol, tetapi harus hidup, terisi, dan memberikan manfaat nyata bagi pelaku ekonomi kreatif. “Bukan hanya bangunan fisik, tapi pusat kegiatan yang mendukung produktivitas,” tegasnya.
Untuk mempercepat pemanfaatannya, Dispar Kukar mendorong agar pelengkapan fasilitas Gedung Kekraf dapat dimasukkan dalam pembahasan APBD Perubahan 2025. Langkah ini diharapkan memungkinkan gedung segera difungsikan tanpa menunggu tahun anggaran berikutnya. “Kalau masuk di APBD-P, kita bisa langsung bergerak. Jangan sampai gedungnya ada, tapi mati fungsi,” katanya.
Keberadaan Gedung Kekraf diharapkan menjadi pemicu berkembangnya subsektor kreatif lainnya dari total 17 subsektor sebagaimana diatur dalam UU Nomor 24 Tahun 2019 dan Perpres Nomor 96 Tahun 2019. Gedung ini juga akan menjadi ruang strategis untuk menjembatani kolaborasi antara komunitas, pelaku UMKM, dan generasi muda kreatif di Kukar.
Selama ini, Dispar Kukar telah memfasilitasi pelaku ekraf melalui pelatihan, promosi, hingga partisipasi dalam berbagai festival. Arianto optimistis Gedung Kekraf akan menjadi tonggak penting dalam membangun ekosistem kreatif yang inklusif dan berkelanjutan di daerah tersebut. (nur/adv)
Tags:
dinas pariwisata kukar
Dispar Kukar
Pariwisata
19 jam yang lalu
20 jam yang lalu
22 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu