Kukar Siapkan Seleksi Olahraga Masyarakat 2027, Cakupan INORGA Bergantung Anggaran

                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Info Daerah

Kepala Dispora Kukar Aji Ali Husni memainkan gasing dalam rangkaian perlombaan olahraga tradisional Erau Adat Kutai 2026 di Pulau Kumala, Tenggarong, Senin (21/9/2026). (Harry/Sisikota.com)


Tenggarong, SISIKOTA.COM – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan seleksi olahraga masyarakat pada 2027. Cakupan induk organisasi olahraga masyarakat (INORGA) yang diseleksi akan disesuaikan dengan perkembangan cabang di Kukar dan kemampuan anggaran.

Kepala Dispora Kukar Aji Ali Husni menyebut seleksi tingkat kabupaten biasanya mencakup sekitar 10–15 INORGA. Jumlah tersebut belum menjadi ketetapan untuk 2027 karena masih mempertimbangkan pendanaan yang tersedia.

“Biasanya sekitar 10 sampai 15 inorga yang kita laksanakan dalam kegiatan Porkab. Sisanya bisa mengikuti melalui seleksi mandiri,” kata Aji di halaman parkir Pulau Kumala, Tenggarong, Senin (21/9/2026).

Seleksi itu direncanakan menjadi jalur untuk menjaring pegiat olahraga masyarakat yang akan diutus ke ajang tingkat nasional pada 2027. Menurut Aji, peserta terbaik nantinya direncanakan mewakili Kukar dan Kalimantan Timur.

Sebelum seleksi khusus digelar, perlombaan olahraga tradisional dalam rangkaian Erau Adat Kutai 2026 dapat menjadi bagian dari penjaringan awal. Namun, Dispora tetap merencanakan seleksi tersendiri pada 2027.

“Olahraga tradisional yang dilaksanakan dalam rangkaian Erau ini sebenarnya menjadi bagian dari seleksi Porkab. Namun, secara khusus Porkab sendiri akan kita laksanakan pada 2027,” ungkapnya.

Waktu seleksi akan disesuaikan dengan jadwal ajang nasional. Aji menargetkan proses tersebut telah selesai sedikitnya tiga bulan sebelum kegiatan tingkat nasional berlangsung.

Selain jalur yang difasilitasi pemerintah, pegiat olahraga masyarakat juga disebut memiliki kesempatan mengikuti kegiatan melalui pembiayaan mandiri.

“Peserta bisa mengikuti dengan biaya mandiri. Mereka bisa mendaftar sendiri, tetapi ada juga yang dibiayai oleh pemerintah,” ujarnya.

Aji mengatakan jumlah INORGA yang masuk seleksi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan anggaran. Dispora juga akan mempertimbangkan perkembangan setiap olahraga masyarakat di Kukar.

Cakupan olahraga masyarakat tersebut lebih luas daripada permainan tradisional yang dipertandingkan dalam rangkaian Erau. Aji menyebut olahraga layang-layang dan airsoft sebagai contoh kegiatan lain yang berada dalam lingkup olahraga masyarakat.

Melalui seleksi pada 2027, Dispora Kukar berencana memetakan pegiat dan INORGA yang akan difasilitasi menuju ajang nasional. Sementara itu, perlombaan dalam rangkaian Erau 2026 menjadi tahap awal untuk melihat potensi pegiat olahraga tradisional di daerah. (rry/bby/adv)

Iklan sisikota.com

Tags:

Dispora Kukar