Layanan Posyandu Desa Teluk Dalam Terus Ditingkatkan, Kasus Stunting Minim

                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Info Daerah

Petugas kesehatan memeriksa tumbuh kembang balita di Posyandu Desa Teluk Dalam, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara. (Istimewa)


Tenggarong Seberang, SISIKOTA.COM - Tangis seorang balita terdengar di ruang posyandu Desa Teluk Dalam, saat petugas dan kader kesehatan memeriksa tumbuh kembangnya. Pemandangan ini menjadi rutinitas yang tak asing setiap kali posyandu balita beroperasi, bagian dari komitmen pemerintah desa untuk menjaga kesehatan warganya, terutama kelompok rentan.

Desa Teluk Dalam, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara, memiliki dua posyandu aktif—masing-masing untuk balita dan lansia—yang hingga kini berjalan rutin. Kepala Desa Teluk Dalam, Supian, menegaskan bahwa posyandu menjadi garda terdepan layanan kesehatan di wilayahnya. “Baik posyandu balita maupun lansia, dua-duanya masih aktif dan berjalan dengan baik. Masyarakat juga antusias memanfaatkannya,” ujarnya.

Menurut Supian, posyandu balita memegang peran penting dalam memantau tumbuh kembang anak sekaligus mencegah stunting sejak dini. Ia mengungkapkan, sejauh ini kasus stunting di desanya sangat minim, bahkan belum ditemukan kasus pasti yang terkonfirmasi. “Jumlah penduduk kami tidak besar, sekitar 2.500 jiwa. Jadi lebih mudah dikontrol dan dicegah,” jelasnya. Yang ditemukan selama ini hanya indikasi awal, belum masuk kategori stunting kronis.

Untuk menjaga kondisi tersebut, pemerintah desa menyediakan menu makanan bergizi setiap kali posyandu berlangsung. Langkah ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi anak, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi orang tua. “Bukan sekadar formalitas, tapi memang untuk bantu pemenuhan gizi anak,” kata Supian.

Selain pemberian makanan sehat, posyandu juga menjadi ajang penyuluhan pola makan bergizi dan pemantauan rutin pertumbuhan anak. Seluruh kegiatan dijalankan oleh kader posyandu yang telah mendapat pelatihan dasar kesehatan. Supian mengapresiasi peran para kader dan semua pihak yang terlibat, serta berharap layanan kesehatan ini dapat terus ditingkatkan dari segi fasilitas, frekuensi kegiatan, maupun partisipasi warga. (nur/adv)

Iklan sisikota.com

Tags:

Kecamatan Tenggarong Seberang

Stunting

stunting kukar

Tenggarong Seberang