Kategory
Info Daerah,
07-01-2026 09:51:48
Gubernur Kalimantan Timur bersama jajaran pemerintah daerah, TNI–Polri, dan tokoh masyarakat berfoto bersama usai peresmian segmen jalan Tering–Ujoh Bilang yang menghubungkan Kutai Barat dan Mahakam Ulu, Selasa (6/1/2026). (Istimewa)
Ujoh Bilang, SISIKOTA.COM - Setelah puluhan tahun hanya bergantung pada jalur Sungai Mahakam, Kabupaten Mahakam Ulu akhirnya tersambung melalui akses darat. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur meresmikan segmen 1 hingga 4 jalan Tering–Ujoh Bilang yang menghubungkan Mahakam Ulu dengan Kabupaten Kutai Barat, Selasa (6/1/2026).
Peresmian dilakukan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menandai beroperasinya akses darat pertama menuju kabupaten termuda di Kaltim tersebut. Selama ini, mobilitas warga Mahakam Ulu sepenuhnya bergantung pada transportasi sungai, dengan waktu tempuh panjang dan biaya logistik yang tinggi.
“Ini daerah yang sangat jauh di ujung,” ujar Gubernur saat peresmian. Ia menegaskan posisi Mahakam Ulu dan Kutai Barat memiliki peran strategis karena terhubung dengan Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, serta berbatasan langsung dengan Malaysia, Sarawak dan Sabah.
Bagi warga Mahakam Ulu, keterbukaan jalur darat membawa perubahan mendasar. Selama bertahun-tahun, distribusi bahan pokok dan BBM sangat dipengaruhi kondisi sungai, yang kerap menyebabkan kelangkaan dan harga tinggi. Dengan akses darat, waktu tempuh dan biaya angkut dipangkas signifikan, memungkinkan distribusi logistik berjalan lebih lancar.
“Tersambungnya jalur ini bukan sekadar pembangunan aspal dan jembatan, tetapi menyangkut keadilan sosial dan pemerataan ekonomi,” kata Gubernur. Ia menyebut, setelah 80 tahun Indonesia merdeka, warga Mahakam Ulu baru kini benar-benar merasakan keterhubungan dengan wilayah lain tanpa harus bergantung pada sungai.
Menurutnya, jalur darat Mahakam Ulu–Kutai Barat juga membuka akses wilayah pedalaman menuju Samarinda, Balikpapan, hingga kawasan Ibu Kota Nusantara. Dampaknya diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi, sekaligus memperbaiki akses pendidikan dan layanan kesehatan bagi masyarakat pedalaman.
Meski demikian, Gubernur mengingatkan tantangan ke depan tidak ringan. Medan yang ekstrem membuat keberlanjutan fungsi jalan sangat bergantung pada pemeliharaan rutin agar tidak kembali terputus akibat longsor atau kerusakan. Pemerintah Provinsi, kata dia, juga menyiapkan pemasangan penerangan jalan umum tenaga surya (PJUTS) untuk mendukung keselamatan pengguna jalan. (*)
Tags:
mahakam ulu
19 jam yang lalu
20 jam yang lalu
22 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu