Kategory
Info Daerah,
25-02-2026 11:01:36
Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) berdialog langsung dengan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud saat aksi di halaman Kantor Gubernur Kaltim, Senin (23/2/2025). (Istimewa)
Samarinda, SISIKOTA.COM - Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) yang terdiri dari mahasiswa sejumlah perguruan tinggi di Samarinda mendesak evaluasi program Gratispol saat menggelar aksi di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Senin (23/2/2025). Mereka mempertanyakan efektivitas, pemerataan, serta mekanisme pelaksanaan program pendidikan gratis tersebut.
Aksi tersebut diterima langsung Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud yang berdialog dengan perwakilan mahasiswa dari Universitas Mulawarman, Universitas 17 Agustus 1945, Politeknik Negeri Samarinda, dan kampus lainnya. Dalam dialog itu, mahasiswa menekankan pentingnya transparansi dan evaluasi menyeluruh terhadap program yang telah berjalan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Rudy Mas’ud menjelaskan bahwa program Gratispol sejak awal dirancang untuk memberikan akses pendidikan tinggi gratis bagi putra-putri Kalimantan Timur hingga jenjang S-1, S-2, dan S-3. Ia menyebut pelaksanaannya menghadapi sejumlah pembatasan regulasi dari pemerintah pusat, terutama dalam skema pembiayaan uang kuliah tunggal (UKT).
Pada 2025, program Gratispol pendidikan menjangkau sekitar 24.492 mahasiswa dengan realisasi anggaran Rp127,88 miliar dari pagu Rp204,6 miliar. Pemerintah Provinsi Kaltim, lanjutnya, telah menetapkan rencana anggaran sebesar Rp1,37 triliun untuk pelaksanaan program pada 2026 dengan target sekitar 158 ribu mahasiswa semester dua hingga semester delapan.
Program tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa yang berdomisili di Kalimantan Timur dan memiliki KTP Kaltim minimal tiga tahun.
Selain isu pendidikan, dalam kesempatan yang sama gubernur juga menyampaikan capaian pembangunan infrastruktur, termasuk pembangunan jalan Tering–Ujoh Bilang sepanjang sekitar 23 kilometer yang membuka akses Kutai Barat–Mahakam Ulu. Pemerintah Provinsi Kaltim juga dijadwalkan meresmikan Jembatan Sungai Nibung di Kaubun, Kutai Timur, yang pembangunannya dimulai sejak 2014.
Aksi mahasiswa berlangsung tertib dengan pengawalan aparat. Massa menyatakan akan terus memantau pelaksanaan program Gratispol agar berjalan sesuai tujuan dan tepat sasaran. (*)
Tags:
gratispol
17 jam yang lalu
18 jam yang lalu
21 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu