Kategory
Info Daerah,
30-01-2026 10:58:23
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, saat konferensi pers di RSUD AM Parikesit, Tenggarong Seberang, 15 Januari 2026. (bobby/sisikota.com)
Tenggarong Seberang, SISIKOTA.COM - Setelah puluhan tahun bertumpu pada kekayaan sumber daya alam, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara mulai menggeser arah pembangunan ke sektor pendidikan. Langkah ini diposisikan sebagai investasi jangka panjang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus menjaga agar talenta strategis tetap bertahan di daerah.
Dalam sambutannya saat peresmian fasilitas baru di RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang pada 15 Januari 2026 lalu, Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri mengatakan pemerintah daerah telah menginisiasi kerja sama antara Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) dan Bayan Group. Dalam skema tersebut, Pemkab Kukar menyiapkan lahan seluas sekitar 30 hektare untuk pengembangan fasilitas pendidikan.
Menurut Aulia, Kukar memiliki sumber daya alam yang melimpah, namun belum diimbangi dengan keberadaan institusi pendidikan tinggi yang kuat dan kompetitif. Kondisi itu, kata dia, membuat daerah kerap kesulitan mempertahankan tenaga profesional, termasuk dokter spesialis dan talenta di sektor strategis lainnya.
“Mimpi saya, ketika pendidikan bisa kita hadirkan di sini, maka kehidupan yang nyaman juga bisa kita hadirkan di sini,” ujarnya.
Pemkab Kukar menargetkan pembangunan ekosistem pendidikan yang mampu bersaing secara nasional. Aulia menyebut harapannya agar Kutai Kartanegara ke depan dapat menghadirkan perguruan tinggi yang diperhitungkan di tingkat nasional, sebagai bagian dari upaya mengurangi ketergantungan daerah pada sektor ekstraktif.
Ia menilai kehadiran pendidikan berkualitas akan berdampak langsung pada stabilitas sosial dan ekonomi daerah. Ketika akses pendidikan tersedia, kesejahteraan relatif terjaga, dan kualitas hidup meningkat, masyarakat tidak lagi terdorong untuk mencari masa depan di luar Kukar.
“Anak-anak bisa bersekolah dengan baik di sini. Jaminan masa depan mereka ada di sini. Itu yang membuat orang betah tinggal di Kutai Kartanegara,” katanya.
Langkah penguatan sektor pendidikan ini juga dipandang selaras dengan pembangunan layanan publik lain, termasuk kesehatan, yang membutuhkan keberlanjutan pasokan sumber daya manusia. Pemerintah daerah menempatkan pendidikan sebagai fondasi agar pembangunan fisik dan layanan publik dapat berjalan seimbang dengan kualitas manusianya.
Upaya ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemkab Kukar untuk membangun daya saing daerah berbasis manusia, bukan semata mengandalkan kekayaan alam yang bersifat terbatas. (*)
Tags:
aulia rahman basri
Bupati Kukar
bupati kutai kartanegara
17 jam yang lalu
17 jam yang lalu
20 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu