MTQ ke-46 Loa Janan Ditutup, Loa Duri Ulu Siap Sambut Perhelatan Tahun Depan

                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Info Daerah

Kepala Desa Loa Duri Ulu, Muhammad Arsyad, menerima tongkat estafet tuan rumah MTQ dari panitia MTQ ke-46 Kecamatan Loa Janan di Desa Loa Duri Ilir, Rabu (30/7/2025). (Kontributor Sisikota.com)


Loa Janan, SISIKOTA.COM - Malam penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-46 tingkat Kecamatan Loa Janan di Desa Loa Duri Ilir, Rabu (30/7/2025), menjadi ajang penuh haru dan kebanggaan. Selain menandai berakhirnya rangkaian lomba yang telah berlangsung beberapa hari, acara ini juga menjadi momen resmi penyerahan tongkat estafet tuan rumah kepada Desa Loa Duri Ulu untuk penyelenggaraan MTQ tahun 2026.

Prosesi penyerahan dilakukan secara simbolis oleh panitia MTQ 2025 kepada perwakilan Desa Loa Duri Ulu, disaksikan tokoh masyarakat, kafilah, dan ratusan warga yang memadati lokasi. Sorak dukungan dan tepuk tangan mengiringi pengumuman tersebut, mencerminkan antusiasme warga untuk menyambut perhelatan akbar bernuansa religius itu di tahun mendatang.

Kepala Desa Loa Duri Ulu, Muhammad Arsyad, yang menerima tongkat estafet tersebut, menyampaikan rasa syukur sekaligus komitmennya untuk mempersiapkan MTQ ke-47 secara optimal. Ia memaparkan bahwa pihaknya akan fokus pada penguatan infrastruktur, penyiapan fasilitas penginapan bagi kafilah, serta menggerakkan seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam kepanitiaan.

“Kami melihat ini sebagai amanah besar. Dengan dukungan dan kerja sama seluruh lapisan masyarakat, kami bertekad menghadirkan MTQ yang tidak hanya meriah secara seremonial, tetapi juga sarat makna dan membawa kemuliaan Al-Qur’an di tengah masyarakat,” ujar Arsyad, Sabtu (2/8/2025).

Ia menambahkan bahwa menjadi tuan rumah MTQ bukan sekadar tugas teknis, melainkan tanggung jawab moral untuk menciptakan suasana yang mendorong kecintaan pada Al-Qur’an. Harapannya, pelaksanaan tahun depan dapat memberi dampak positif bagi kehidupan religius dan sosial masyarakat Loa Duri Ulu, sekaligus mempererat ukhuwah antarwarga. (nur/adv)

Iklan sisikota.com

Tags:

loa janan

MTQ