Pasien Naik 40 Persen, Penyakit Jantung Jadi Kasus Tertinggi di Kaltim

                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Info Daerah

Petugas kesehatan melayani administrasi pasien di ruang perawat Poliklinik Jantung dan Pembuluh Darah, RSUD Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan. (Istimewa)


Samarinda, SISIKOTA.COM - Lonjakan pasien hingga 30–40 persen terjadi di RSUD Kanujoso Djatiwibowo pasca libur Idulfitri. Dalam waktu bersamaan, penyakit jantung tercatat sebagai kasus terbanyak yang ditangani rumah sakit di Kalimantan Timur.

Fakta tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud saat meninjau layanan kesehatan di RSUD Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan, Rabu (25/3/2026).

Kenaikan jumlah pasien terjadi setelah libur panjang Idulfitri, dengan tingkat kunjungan yang melampaui kondisi hari normal. Pemerintah daerah melakukan peninjauan untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal di tengah peningkatan jumlah pasien.

Berdasarkan data yang dihimpun, penyakit jantung menjadi kasus yang paling banyak ditangani di rumah sakit di Kaltim, disusul penyakit dalam dan kanker.

Sebagai respons atas kondisi tersebut, pemerintah menyiapkan Gedung Jantung Terpadu di RSUD Kanujoso Djatiwibowo dengan kapasitas sekitar 100 tempat tidur. Fasilitas ini ditargetkan mulai beroperasi pada April mendatang.

Peninjauan juga mencakup pelayanan kesehatan bagi masyarakat, termasuk pasien pengguna BPJS Kesehatan, serta kesiapan sarana dan prasarana rumah sakit dalam mendukung peningkatan layanan.

Lonjakan pasien dan dominasi kasus jantung menunjukkan kebutuhan peningkatan kapasitas layanan kesehatan di daerah. (*)

Iklan sisikota.com

Tags:

Gubernur Kaltim

rudy mas'ud