Kategory
Info Daerah,
11-09-2025 11:21:12
Plt Kepala Diskop-UKM Kukar, Thaufiq Zulfian Noor, menjelaskan pentingnya penguasaan pemasaran digital bagi UMKM agar mampu memperluas pasar dan meningkatkan daya saing. (Kontributor Sisikota.com)
Tenggarong, SISIKOTA.COM - Persaingan usaha di era digital menuntut para pelaku UMKM di Kutai Kartanegara (Kukar) untuk lebih adaptif dan inovatif. Menyadari hal itu, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop-UKM) Kukar gencar menggelar pelatihan pemasaran digital sebagai upaya memperkuat daya saing UMKM lokal di pasar yang semakin terbuka.
Plt Kepala Diskop-UKM Kukar, Thaufiq Zulfian Noor, menegaskan pelatihan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan strategi nyata untuk mempercepat transformasi digital UMKM. “Kami ingin UMKM di Kukar lebih mahir menggunakan platform digital. Dengan pemahaman yang baik, mereka bisa lebih mudah meningkatkan daya saing usaha mereka,” ujarnya.
Dalam pelatihan tersebut, para peserta tidak hanya diajarkan teori, tetapi juga praktik langsung. Materi yang diberikan meliputi pembuatan toko online di berbagai platform e-commerce, strategi pemasaran berbasis media sosial, hingga teknik fotografi produk yang mampu menarik konsumen. Thaufiq menjelaskan, kemampuan menampilkan produk dengan visual menarik menjadi kunci untuk memikat pembeli di dunia digital.
Selain itu, pelatihan juga mencakup pemahaman transaksi digital yang aman. Hal ini penting agar pelaku UMKM tidak hanya mampu menjual secara online, tetapi juga mengelola keuangan dengan baik dan melindungi transaksi dari potensi penipuan. “Pelatihan ini bukan sekadar teori, tetapi ada pendampingan berkelanjutan. Kami ingin UMKM bisa langsung mengaplikasikan strategi digital yang mereka pelajari,” tambah Thaufiq.
Pendampingan berkelanjutan yang dimaksud berupa bimbingan teknis dari tim Diskop-UKM, termasuk monitoring perkembangan peserta dalam menerapkan strategi digital. Setiap UMKM yang ikut serta akan mendapatkan evaluasi berkala, sehingga kendala yang dihadapi dapat segera dicarikan solusi. Dengan cara ini, hasil pelatihan tidak berhenti di kelas, melainkan benar-benar berdampak pada pertumbuhan usaha.
Menurut Thaufiq, program ini sejalan dengan arah kebijakan Pemkab Kukar dalam meningkatkan kapasitas UMKM agar dapat bersaing tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional, bahkan global. Transformasi digital UMKM diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar hingga ke luar daerah melalui platform online.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Jika mereka bisa menembus pasar digital, kontribusinya terhadap perekonomian Kukar akan semakin besar,” pungkasnya. (nur/adv)
Tags:
Diskop UKM Kukar
17 jam yang lalu
17 jam yang lalu
20 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu