Kategory
Info Daerah,
02-07-2025 10:06:38
Peserta dan narasumber saat kegiatan pelatihan kader PKK tingkat RT di Gedung Serbaguna Desa Kutai Lama, Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara. (Kontributor Sisikota.com)
Anggana, SISIKOTA.COM - Suasana Gedung Serbaguna Desa Kutai Lama, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, tampak ramai pada hari pelaksanaan pelatihan kader PKK tingkat RT. Puluhan ibu dari berbagai RT hadir, mengenakan pakaian rapi dan membawa antusiasme untuk memperdalam pengetahuan organisasi. Di panggung utama, Kepala Desa Kutai Lama, Mulidin, menyampaikan pesan yang tegas namun penuh motivasi: PKK harus menjadi motor penggerak pembangunan desa, bukan sekadar pelengkap acara seremonial.
“Kami ingin kader PKK tidak hanya aktif di kegiatan seremonial, tapi juga benar-benar hadir membantu pemerintah desa menjalankan program-program pembangunan,” ujar Mulidin. Ia menekankan, keberadaan kader PKK sangat strategis dalam menjembatani program pemerintah desa dengan kebutuhan nyata masyarakat, terutama dalam isu pemberdayaan perempuan dan keluarga.
Materi pelatihan kali ini dirancang untuk memperkuat kapasitas kelembagaan PKK, mengasah manajemen organisasi, serta memberikan strategi agar perempuan dapat lebih berperan dalam pembangunan desa. Para peserta diajak berdiskusi, berbagi pengalaman, dan mempraktikkan langkah-langkah nyata untuk meningkatkan peran mereka di lingkungan masing-masing.
Selain Mulidin, Sekretaris Camat Anggana, Eka Isnawati, juga hadir memberikan sambutan. Ia mengapresiasi langkah Desa Kutai Lama yang konsisten mendorong peningkatan kapasitas perempuan melalui wadah PKK. Menurutnya, kegiatan semacam ini berkontribusi langsung terhadap kemajuan desa karena melibatkan masyarakat secara aktif.
Pelatihan ini merupakan bagian dari realisasi program Bantuan Keuangan Kepada Desa (BKKD) Tahun Anggaran 2025, yang salah satu fokusnya adalah memperkuat kelembagaan masyarakat di tingkat desa. Mulidin berharap kegiatan serupa bisa dilaksanakan secara rutin agar ilmu dan keterampilan yang diperoleh peserta terus berkembang dan berdampak nyata bagi lingkungan mereka.
“Kegiatan ini bukti komitmen kita untuk memberdayakan masyarakat, terutama kaum ibu. Saya harap ibu-ibu yang ikut pelatihan bisa membawa ilmu ini ke lingkungannya masing-masing,” pungkasnya.
Tags:
kutai lama
18 jam yang lalu
19 jam yang lalu
21 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu