Kategory
Info Daerah,
08-09-2025 19:20:00
Camat Marangkayu Ambo Dalle saat menjelaskan rencana pembangunan bendungan multifungsi yang masih terkendala persoalan lahan. (Kontributor Sisikota.com)
Marangkayu, SISIKOTA.COM - Pemerintah Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), tengah mendorong percepatan pembangunan bendungan yang digadang-gadang menjadi salah satu proyek strategis di wilayah pesisir. Bendungan ini dirancang tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pengairan pertanian, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata baru.
Camat Marangkayu, H. Ambo Dalle, menjelaskan bahwa pembangunan bendungan akan menjadi solusi bagi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya terkait ketersediaan air untuk lahan pertanian. Menurutnya, para petani di Marangkayu kerap mengalami kesulitan irigasi saat musim kemarau, sementara di musim hujan justru sering menghadapi banjir yang merusak tanaman. Kehadiran bendungan diharapkan mampu menjawab kedua persoalan tersebut.
“Bendungan ini akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Di musim kemarau, lahan pertanian tetap bisa diairi. Sementara di musim hujan, debit air bisa dikendalikan sehingga potensi banjir dapat diminimalisasi,” ujarnya, Senin (15/9/2025).
Namun, Ambo tidak menutup mata bahwa rencana tersebut masih menghadapi kendala serius, khususnya terkait status tanah. Sejumlah lahan yang masuk dalam area rencana pembangunan masih berstatus hak guna usaha (HGU) perusahaan, di samping kepemilikan masyarakat yang perlu diselesaikan dengan pendekatan musyawarah.
“Harapan kita ada solusi terbaik agar proyek ini bisa segera berjalan. Semua pihak perlu duduk bersama, baik pemerintah, perusahaan pemilik HGU, maupun masyarakat, untuk mencari jalan keluar yang adil,” tegasnya.
Lebih jauh, Ambo menilai bahwa bendungan ini tidak hanya akan memberikan manfaat teknis di bidang pertanian, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Dengan memanfaatkan potensi keindahan alam di sekitar lokasi, bendungan tersebut bisa dikembangkan menjadi kawasan wisata alam, lengkap dengan fasilitas rekreasi seperti area pemancingan, jalur wisata air, hingga lokasi camping keluarga.
“Jika terealisasi, bendungan ini bisa menjadi ikon baru Marangkayu. Tidak hanya bermanfaat untuk pertanian, tetapi juga bisa mendatangkan wisatawan dari luar daerah. Dampaknya tentu pada pertumbuhan ekonomi warga, baik lewat UMKM, kuliner, maupun jasa lainnya,” pungkasnya. (nur/adv)
Tags:
Kecamatan Marangkayu
marangkayu
17 jam yang lalu
17 jam yang lalu
20 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu