Pemerintah Daerah Kukar Berkomitmen pada Program Prioritas dalam APBD 2025

                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Info Daerah

Sekda Kukar, Sunggono. (Sumber : Sisikota)


SISIKOTA.COM - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, merespons usulan yang disampaikan oleh Fraksi Golkar dalam Rapat Paripurna ke-21 DPRD Kukar, Senin (18/11/2024). Dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kukar, Junaidi, Sunggono menyampaikan apresiasi terhadap saran dan masukan yang diberikan terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

“Pemerintah daerah sangat menghargai masukan yang telah disampaikan oleh Fraksi Golkar dan berkomitmen untuk menjaga stabilitas ekonomi dan sosial sebagai dasar keberhasilan pelaksanaan APBD,” ujar Sunggono.

Ia menegaskan pentingnya mitigasi ketergantungan pada dana perimbangan dengan upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai langkah kemandirian finansial. “Kami sepakat bahwa kemandirian finansial adalah kunci keberlanjutan pembangunan, terutama di tengah dinamika ekonomi dan sosial,” jelasnya.

Sunggono juga mencatat bahwa lonjakan harga batu bara dan perubahan kebijakan Dana Bagi Hasil (DBH) Minerba telah berdampak positif pada realisasi DBH yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Namun, pemerintah daerah tetap perlu mengantisipasi perubahan regulasi Transfer Keuangan Daerah dan Desa (TKDD) yang memengaruhi anggaran.

Dalam hal belanja daerah, ia menjelaskan bahwa anggaran akan diarahkan pada program prioritas sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). “Infrastruktur dasar seperti perbaikan jalan, penanganan banjir, dan pembangunan jembatan untuk mendukung konektivitas adalah prioritas kami. Kami telah mengalokasikan 49,44% dari total belanja daerah di luar belanja transfer untuk sektor ini,” ungkapnya.

Sunggono juga menyoroti pentingnya pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Pemerintah akan fokus pada perbaikan fasilitas pendidikan, seperti gedung sekolah dan kompetensi guru. “Kesejahteraan guru bantu daerah menjadi perhatian utama kami untuk memastikan pendidikan yang berkelanjutan,” tambahnya.

Di sektor kesehatan, pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk berbagai program prioritas, termasuk pengelolaan penyakit tuberkulosis sebesar Rp1 miliar, HIV sebesar Rp1,2 miliar, serta peningkatan tata kelola rumah sakit dan fasilitas kesehatan sebesar Rp6,7 miliar.

“Pandangan dan masukan dari Fraksi Golkar akan menjadi bahan pertimbangan untuk menyempurnakan APBD 2025. Kami berharap program-program prioritas ini dapat berjalan dengan baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Sunggono.

Dengan tanggapan ini, pemerintah daerah menunjukkan komitmen terhadap pembangunan yang terintegrasi, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara. (SK-F/adv3)

Iklan sisikota.com

Tags:

Diskominfo Kukar