Pemkab Kukar Antisipasi Kerawanan Pemilu dengan Pemetaan dan Sosialisasi Netralitas ASN

                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Info Daerah

Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Kukar, Bambang Arwanto. (Sumber : Sisikota)


SISIKOTA.COM - Tingkat kerawanan pemilu di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang mencapai 44,28 persen menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar menjelang pelaksanaan Pilkada serentak pada 23 November 2024.

Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Kukar, Bambang Arwanto, menyampaikan bahwa sejumlah langkah strategis telah dilakukan untuk meminimalkan potensi kerawanan ini.

“Kami sudah melakukan pemetaan terhadap penyebab kerawanan pemilu di Kukar. Salah satu penyebab utamanya adalah isu netralitas ASN dan kondisi petahana (incumbent), yang sering menjadi titik gesekan,” ujar Bambang dalam keterangannya pada Selasa (19/11/2024).

Bambang menegaskan bahwa menjaga netralitas aparatur sipil negara (ASN) adalah prioritas dalam mengurangi konflik atau potensi ketegangan selama proses pemilu. Untuk itu, Pemkab Kukar aktif melakukan monitoring dan sosialisasi hingga ke tingkat dusun, agar ASN memahami dan mematuhi kewajiban mereka untuk bersikap netral.

“Birokrasi tidak boleh berpihak pada calon kepala daerah mana pun. ASN harus tetap menjaga netralitas dan fokus pada pelayanan masyarakat,” tegasnya.

Pemkab Kukar juga terus menggelar sosialisasi terkait potensi kerawanan pemilu, melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat, aparat keamanan, dan penyelenggara pemilu. Sosialisasi ini dilakukan untuk menekankan pentingnya etika politik, netralitas ASN, dan sinergi semua elemen masyarakat dalam menjaga suasana kondusif.

“Kami berkomitmen untuk terus menyampaikan pesan ini melalui berbagai media dan pertemuan langsung. Harapannya, kerawanan pemilu dapat ditekan, dan pelaksanaan pilkada berjalan aman, tertib, dan lancar,” tambah Bambang.

Dengan langkah ini, Pemkab Kukar menunjukkan keseriusan dalam menjaga stabilitas politik dan sosial di wilayahnya, mengingat pentingnya Pilkada sebagai bagian dari proses demokrasi.

Bambang juga mengajak semua pihak untuk menjaga suasana kondusif menjelang hari pemungutan suara, dengan mengedepankan kepentingan bersama dan etika politik.

“Semua pihak diharapkan dapat berkontribusi positif, menjaga ketertiban, dan menghormati proses demokrasi. Kami optimis bahwa dengan sinergi yang baik, pelaksanaan pemilu di Kukar akan berjalan sesuai harapan,” pungkasnya.

Langkah-langkah Pemkab Kukar ini diharapkan dapat menekan angka kerawanan pemilu dan menciptakan situasi yang aman serta demokratis selama Pilkada serentak berlangsung. (SK-F/adv3)

Iklan sisikota.com

Tags:

Diskominfo Kukar