Kategory
Info Daerah,
08-08-2025 11:42:40
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara, Thauhid Afrilian Noor. (Kontributor Sisikota.com)
Tenggarong, SISIKOTA.COM - Di tengah tekanan efisiensi anggaran di berbagai sektor, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan program pembagian seragam gratis bagi siswa SD dan SMP pada tahun 2025. Program yang telah menjadi rutinitas tahunan ini dipastikan tidak akan terpengaruh oleh kebijakan penghematan. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, Thauhid Afrilian Noor, menegaskan bahwa anggaran sudah dialokasikan dan siap digunakan begitu regulasi teknis ditetapkan.
“Dananya sudah dialokasikan, sekarang tinggal menunggu aturan teknisnya. Peraturan bupati sedang diproses, setelah itu keluar SK, baru bisa dijalankan,” jelas Thauhid saat ditemui usai rapat koordinasi, Rabu (6/8/2025).
Program seragam gratis telah lama menjadi salah satu bantuan yang paling dinanti orang tua murid di Kukar. Di satu sisi, sebagian keluarga mungkin sudah menyiapkan seragam sendiri sebelum tahun ajaran baru dimulai. Namun, keringanan yang diberikan pemerintah tetap dianggap penting, terutama bagi keluarga dengan penghasilan terbatas. “Ini program rutin yang memang setiap tahun ditunggu masyarakat. Walaupun ada yang sudah beli seragam, tetap saja bantuan ini disyukuri,” imbuh Thauhid.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa program ini bukan sekadar bantuan simbolis, melainkan bentuk nyata dari keberpihakan pemerintah daerah pada pendidikan dasar. Penyediaan seragam dinilai mampu meringankan beban pengeluaran sekolah, sekaligus memberi kesempatan bagi siswa untuk memulai tahun ajaran dengan kondisi yang sama rata. Hal ini juga berkaitan dengan semangat pemerataan pendidikan, di mana fasilitas dasar yang sama dapat menumbuhkan rasa percaya diri siswa.
Thauhid mengakui bahwa tantangan terbesar ada pada sisi teknis, yakni memastikan proses distribusi berlangsung cepat dan merata hingga ke seluruh kecamatan. Untuk itu, pihaknya menunggu finalisasi peraturan bupati yang akan menjadi dasar hukum pelaksanaan. Setelah itu, surat keputusan resmi akan diterbitkan sebagai landasan penyaluran seragam ke sekolah-sekolah. “Begitu SK keluar, kami langsung bergerak, targetnya agar siswa bisa segera memakainya di tahun ajaran ini,” tegasnya.
Pemerintah daerah berharap dengan terlaksananya program ini, orang tua dapat lebih fokus pada kebutuhan pendidikan lain seperti buku dan kegiatan belajar, sementara beban biaya seragam diambil alih oleh pemerintah. Dukungan ini juga dimaksudkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kukar secara menyeluruh, sekaligus memperkuat citra pemerintah yang peduli pada kebutuhan dasar masyarakat. (nur/adv)
Tags:
Disdikbud Kukar
thauhid afrilian noor
18 jam yang lalu
19 jam yang lalu
21 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu