PGRI Gelar Porseni, Pemkab Kukar Sangat Bangga Terhadap Guru Kukar

                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Info Daerah

Pembukaan Porseni PGRI 2024.(Sumber : Sisikota)


SISIKOTA.COM- Dinilai mampu meningkatkan indeks pembangunan manusia di Kukar, Pemkab Kukar mengucapkan rasa bangga dan terima kasihnya kepada guru yang mengabdi di Kukar, pernyataan tersebut disampaikan Pjs Bupati Kukar, Bambang Arwanto, melalui Sub Koordinator Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Kukar, Nur Aini, saat membuka Pekan olahraga dan seni(Porseni) PGRI Kukar tahun 2024.

 

"Sudah terbukti, apa yang sudah diupayakan guru di Kukar, Indeks pembangunan manusia terus alami peningkatan," ucap Aini, Kamis (24/10/2024).

 

Nur Aini juga menyampaikan, atas nama Pemkab berikan perhargaan kepada masyarakat yang mampu jaga kondusifitas jelang Pilkada 2024. Bagi pemerintah PGRI adalah mitra kerja yang strategis. 

 

"Guru dan PGRI telah membawa Kukar menjadi inovatif kreatif bekerja penuh mencerdaskan anak bangsa," sebutnya.

 

Porseni PGRI 2024 adalah kegiatan sportifitas, ditengah rutinitas belajar sehari-hari. Porseni mampu menggerakkan ekonomi masyarakat. Olahraga bagian alat perekat keakraban antar peserta yang berasal dari guru. Sportifitas mempengaruhi kebugaran guru dan memperkuat relasi sosial.

 

"Porseni selaras dengan program Kukar Inovasi daya saing mandiri(Idaman)," tegasnya.

 

Ketua PGRI Kukar, Prof Jonathan Palinggi menyebut, Porseni rangkaian dari HUT PGRI dan hari guru nasional. Kegiatan Porseni sudah berlangsung di tingkat PGRI Kecamatan. Porseni tingkat Kaltim di PPU, sedangkan tingkat Nasional akan berlangsung di Jawa Barat. 

 

"Guru adalah orang Profesional. Ada kado spesial keputusan Menristek 2024 fasilitasi organisasi Profesi seperti PGRI. Ada ruang program strategis, 

seperti Perlindungan hukum bagi guru, serta pembinaan dan pembekalan," jelas Prof Jonathan.

 

Jonathan berpesan, agar semua insan pendidikan di Kukar harus bangga menjadi anggota PGRI, karena organisasi profesi tersebut, sudah dipandang oleh pemerintah pusat, memberikan masuk masukan yang pembangunan bidang pendidikan.

 

"Yang harus kita perjuangkan bersama, yaitu kesejahteraan guru, kompetensinya, jenjang pendidikan, antara kabupaten dan provinsi masih terdapat perbedaan. Guru harus minimal Sarjana, bisa tingkatkan ke Magister dan Doktor," tegasnya.

 

Ketua Panpel Porseni, Nasruddin Zainuddin mengurai, peserta hampir mencapai 650 orang perwakilan dari guru yang tersebar di 20 kecamatan se Kukar. Hanya kecamatan Tabang yang tidak mengirim utusan peserta.

 

Cabang yang perlombakan meliputi, bulu tangkis, takraw, tenis meja, bola voli. Sedangkan seni meliputi, senam PGRI, menyanyi solo, tari kreasi, best praktis inovasi pembelajaran, tilawah, kaligrafi dan melukis.

 

"Porseni berlangsung selama lima hari, dari 24-28 Oktober 2024," pungkasnya.(SK-R/ADV02)

Iklan sisikota.com

Tags:

Disdikbud Kukar