Pengangguran di Kukar Meningkat, Putus Asa Cari Pekerjaan

                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Info Daerah

Ilustrasi : Pengangguran.(Sumber : Istimewa)


SISIKOTA.COM- Tidak disangka, jumlah pengangguran di Kukar semakin meningkat jika dibandingkan dengan tahun lalu. Berdasarkan data resmi dari www.Kukarkab.bps.go.id tahun 2024. Melalui data analisis tingkat kabupaten.

Data perbandingan Tingkat Pengangguran Terbuka(TPT) pada tahun 2023 lalu tingkat pengangguran sebesar 4,05 persen, sedangkan di 2024 menjadi 4,11 persen, atau alami tambahan pengangguran baru, dari jumlah penduduk Kukar yang mencapai 793.131 jiwa.

"Penyebabnya, banyaknya angkatan kerja baru sebesar 0,6 persen di tahun 2024," sebut Kepala BPS Kukar, Mursinah.

Dirinya merinci, lulusan baru SMA/SMK dan Perguruan Tinggi di Kukar, masuk sebagai angkatan kerja baru, mencari pekerjaan setelah lulus tapi belum terserap di dunia kerja. Terjadi lonjakan peningkatan angkatan kerja baru, biasanya pada bulan agustus, saat waktu kelulusan. 

"Rekrutmen tenaga kerja baru di Agustus belum dibuka," ucapnya.

Sedangkan kelompok penduduk berdasar usaha pekerjaan di sektor formal dan non formal, bekerja formal sebesar 32,25 persen, dan tidak bekerja/tidak punya usaha sebesar 41,64 persen di Kukar.

"Penyebab lainnya, orang yang sudah melamar kerja tidak diterima atau gagal, sehingga putus asa untuk mencari pekerjaan lagi," ucapnya.

Meski alami peningkatan pengangguran di dua tahun terakhir, selama empat tahun, Kukar alami penurunan angka kemiskinan. Sempat alami lonjakan kemiskinan di era COVID-19, seperti tahun 2020 kemiskinan hanya 7,31 persen naik drastis menjadi 7,99 persen di 2021, menurun di 2022 menjadi 7,96 persen, di 2023 turun menjadi 7,66 persen, dan 2024 semakin turun kemiskinan menjadi 7,28 persen.

Dengan angka 7,28 persen dan penurunan kemiskinan tiap tahun, tapi cukup tinggi, jika dibandingkan kabupaten kota lainnya di Kaltim. Balikpapan dengan tingkat kemiskinan 2,23 persen, Bontang sebesar 3,74 persen, Samarinda tingkat kemiskinan 4,30 persen, Berau sebesar 5,08 persen, Penajam Paser Utara(PPU) sebesar 6,69 persen, dibawah PPU menempatkan Kukar sebesar 7,28 persen.

Sedangkan empat kabupaten dengan angka jumlah kemiskinan besar, Paser sebesar 8,63 persen, Kutai Timur sebesar 8,81 persen, Kutai Barat 9,56 persen, dan tertinggi Mahakam Ulu sebesar 10,75 persen.

Pemetaan penduduk miskin di Kukar berdasarkan pendidikan, lulusan SD dan SMP sebesar 49,07 persen, tidak lulus SD sebesar 8,68 persen, serta lulusan SMA/SMK sebesar 42,29 persen. Dengan garis kemiskinan pengeluaran Rp 3.275.341,39,- per Rumah Tangga(RT), dan garis kemiskinan per kapita per jiwa Rp 682.490,-

"Kami sarankan, meningkatkan kesempatan kerja, pengendalian beban konsumsi masyarakat, serta mengurangi beban pengeluaran masyarakat, demi menurunkan angka kemiskinan," pungkasnya.(SK-R)


Sumber Data : BPS Kaltim dan Kukar, Disdukcapil Kukar.

Iklan sisikota.com

Tags:

Kukar