Kategory
Info Daerah,
16-11-2024 22:41:00
Seremoni menutupan Festival Seni Budaya PDKT Kukar. (Sumber : Sisikota)
SISIKOTA.COM - Festival Seni dan Budaya yang diadakan oleh Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi ditutup pada Sabtu malam, 16 November 2024, di area parkir Stadion Rondong Demang, Tenggarong.
Penutupan acara dilakukan oleh Plt Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Sugiarto, yang mewakili Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Kukar, Bambang Arwanto.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XXI, Sultan Aji Muhammad Arifin, pejabat dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta masyarakat setempat yang sangat antusias menyaksikan acara.
Dalam sambutannya, Sugiarto mengungkapkan rasa terima kasih atas kesuksesan festival yang berhasil menjadi sarana untuk melestarikan budaya Dayak dan mempererat tali persaudaraan antar masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa Kalimantan Timur merupakan rumah bagi berbagai suku, agama, dan budaya yang hidup berdampingan dengan penuh toleransi.
“Semoga semangat kebersamaan yang tercipta dalam festival ini dapat terus kita jaga, tidak hanya pada momen acara ini, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” kata Sugiarto.
Festival ini menampilkan berbagai jenis seni dan budaya, mulai dari tarian tradisional, musik, hingga berbagai pertunjukan seni yang menonjolkan kekayaan budaya Kukar. Kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk saling belajar dan menghargai keberagaman.
Sugiarto juga memuji antusiasme seniman dan masyarakat yang telah turut serta dalam mensukseskan acara ini.
“Penampilan luar biasa yang ditunjukkan dalam festival ini adalah bukti nyata bahwa seni dan budaya merupakan identitas yang memperkuat keberagaman kita,” ujarnya.
Sugiarto berharap kegiatan serupa bisa terus diadakan untuk menjaga dan mempromosikan seni serta budaya lokal, khususnya budaya Dayak. Ia juga mengajak generasi muda untuk tetap melestarikan dan mengenalkan warisan budaya ini, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Semoga seni dan budaya Dayak serta budaya lokal lainnya tetap lestari, dikenal oleh generasi mendatang, dan membawa dampak positif bagi masyarakat,” tutupnya.
Festival ini menjadi momentum yang sangat berarti dalam memperkuat komitmen Kukar untuk melestarikan dan mempromosikan warisan budaya lokal kepada dunia. (SK-F/adv3)
Tags:
Diskominfo Kukar
17 jam yang lalu
18 jam yang lalu
21 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu