Personel Polres Kukar Dilatih Gunakan Senjata Less-lethal, Berfungsi untuk Pengendalian Massa

                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Info Daerah

Personel Sat Samapta Polres Kukar mengikuti sesi pengenalan senjata non-mematikan di Lapangan Apel Polres Kukar, Selasa (21/10/2025). (Istimewa)


Tenggarong, SISIKOTA.COM - Kotak hitam berlogo Polisi terbuka di atas meja. Di dalamnya tersusun rapi perlengkapan kendali massa: peluncur gas, alat kejut elektronik, dan pistol non-mematikan berwarna hitam pekat. Di sekelilingnya, puluhan personel Samapta Polres Kutai Kartanegara berdiri melingkar, memperhatikan setiap penjelasan dengan wajah serius.

Kegiatan itu merupakan pelatihan pengenalan dan demonstrasi penggunaan senjata less-lethal yang digelar di Lapangan Apel Polres Kukar, Selasa (21/10/2025). Pelatihan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan teknis dan profesionalisme personel, khususnya dalam penggunaan perlengkapan pengendalian massa yang aman dan proporsional.

Kasat Samapta Polres Kukar AKP Nursan menjelaskan, kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan internal untuk memastikan setiap anggota memahami fungsi dan batas penggunaan alat non-mematikan. “Tujuan utamanya agar anggota bisa menggunakan perlengkapan non-mematikan secara tepat dan aman,” ujarnya, dilansir dari akun resmi Polres Kukar.

Beragam peralatan diperkenalkan dalam sesi ini, mulai dari peluncur proyektil gas dan asap, perangkat pengendali elektronik, hingga alat pendukung lapangan lainnya. Setiap tahap demonstrasi disertai penjelasan mengenai aspek keselamatan dan prinsip hak asasi manusia yang wajib dijunjung dalam tugas.

Menurut Nursan, pemahaman teknis yang memadai akan membantu aparat bertindak lebih profesional di lapangan. “Kami tekankan penggunaan alat secara proporsional dan terukur, agar tetap sejalan dengan prinsip HAM,” katanya menambahkan.

Pelatihan ini juga menjadi bagian dari upaya Polres Kukar membangun kultur kerja yang humanis dan tanggap terhadap potensi kerawanan sosial di daerah. Dengan kemampuan tersebut, personel diharapkan mampu menjaga ketertiban tanpa menimbulkan risiko berlebihan bagi masyarakat.

Kegiatan berlangsung tertib dan interaktif, diakhiri dengan simulasi lapangan yang diikuti antusias seluruh peserta. (*)

Iklan sisikota.com

Tags:

Polres Kukar