Kategory
Info Daerah,
16-07-2025 13:07:38
Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri memanen sayuran bersama petani saat kunjungan lapangan di lahan pertanian RT 07 Kelurahan Maluhu, Rabu (9/7/2025). (Kontributor Sisikota.com)
Tenggarong, SISIKOTA.COM - Sore itu, hamparan hijau di lahan pertanian RT 07 Kelurahan Maluhu menjadi saksi pertemuan langsung antara petani dan Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, Rabu (9/7/2025). Di bawah sinar matahari yang mulai meninggi, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Maluhu, Abdul Mukid, memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan keluhan dan harapan warganya secara terbuka.
Dengan nada tegas, Mukid mengungkapkan kebutuhan mendesak petani, mulai dari kendaraan pengangkut hasil panen hingga penanganan gangguan hama. Serangan monyet liar disebutnya kerap merusak tanaman, sementara keterbatasan sarana angkut membuat distribusi hasil panen tidak efisien. “Kami sudah ajukan proposal bantuan kendaraan viar untuk angkutan panen. Semoga segera direalisasikan karena ini sangat dibutuhkan petani,” ucapnya di hadapan Bupati dan rombongan.
Mendengar hal itu, Aulia Rahman merespons cepat. Ia berjanji memberikan satu unit kendaraan viar pribadi untuk Perkumpulan Petani Sayur Swadaya Mandiri. Menurutnya, pemerintah daerah berkomitmen memperkuat sektor pertanian melalui dukungan nyata yang langsung dirasakan petani.
Terkait gangguan hama monyet, Aulia menegaskan perlunya pendekatan yang tidak menimbulkan masalah baru. “Kalau langkah represif, saya kira bukan opsi bijak. Kita akan carikan alternatif supaya tidak menimbulkan masalah baru,” katanya, seraya menyebut Dinas Pertanian akan dilibatkan dalam mencari solusi.
Kunjungan tersebut juga diwarnai penyerahan bantuan untuk empat kelompok tani, termasuk Pokta Sri Rukun I dan PPS Swadaya Mandiri. Bantuan yang diberikan meliputi 625 kilogram benih padi, bio pestisida, 15 ribu batang turus tanaman, serta satu unit handtraktor rotary. Aulia turut memanen sayuran bersama petani, sebagai simbol dukungan terhadap kerja keras mereka.
Tidak hanya itu, Bupati Kukar juga memaparkan rencana pengadaan sumur bor tenaga surya untuk mengatasi masalah air yang selama ini menjadi kendala utama. “Petani sekarang butuh dukungan menyeluruh, termasuk air. Itu jadi prioritas kami,” tegasnya.
Abdul Mukid menyambut baik perhatian yang diberikan, namun berharap tindak lanjutnya berkesinambungan. Ia menilai dukungan jangka panjang akan menjadi kunci penguatan kapasitas petani di Maluhu. (nur/adv)
Tags:
kelurahan maluhu
Pertanian
17 jam yang lalu
17 jam yang lalu
20 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu