Prabowo Resmikan RDMP Balikpapan, Indonesia Bidik Swasembada Energi

                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Info Daerah

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina Proyek RDMP Balikpapan di Kilang Pertamina Refinery Unit V, Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026). (Istimewa)


Balikpapan, SISIKOTA.COM - Kemandirian energi Indonesia diproyeksikan mulai dari Balikpapan. Presiden Prabowo Subianto meresmikan pengembangan infrastruktur energi terintegrasi Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Senin (12/1/2026), sebagai bagian dari strategi nasional menghentikan ketergantungan impor bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG).

Peresmian yang digelar di halaman Kantor PT Kilang Pertamina International Refinery Unit V Balikpapan itu ditandai dengan penekanan tombol sirine dan penandatanganan berita acara oleh Presiden. Proyek RDMP disebut menjadi salah satu fondasi utama agenda swasembada energi nasional yang ditargetkan tercapai dalam lima hingga tujuh tahun ke depan.

Acara tersebut juga diwarnai momen simbolik ketika Presiden secara spontan meminta agar Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI Adji Muhammad Arifin ditempatkan di barisan depan. Gestur itu disampaikan Prabowo sebelum memulai pidato sambutannya, sebagai bentuk penghormatan terhadap lembaga adat di tengah agenda strategis negara.

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa kemandirian energi merupakan syarat mutlak bagi sebuah negara merdeka. Menurutnya, tidak masuk akal sebuah negara mengklaim kemerdekaan jika kebutuhan pangan dan energi masih bergantung pada impor dari luar negeri.

“Tidak masuk akal suatu negara ingin merdeka kalau tergantung pangan dan energi dari luar negara tersebut. Kebutuhan pangan dan energi harus bisa kita hasilkan sendiri,” tegas Prabowo.

Presiden juga menyampaikan kebanggaannya atas capaian pengembangan kilang Balikpapan dan mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam proyek tersebut, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, manajemen, hingga masyarakat setempat. Ia menilai RDMP Balikpapan sebagai prestasi penting bagi negara dan bangsa.

Selain itu, Prabowo mengingatkan besarnya potensi energi nasional yang dimiliki Indonesia, seperti batubara, minyak dan gas, serta panas bumi. Seluruh sumber daya tersebut, menurutnya, seharusnya menjadi modal utama untuk mewujudkan kemandirian energi tanpa ketergantungan impor.

“Dengan sumber-sumber energi yang kita miliki, sesungguhnya kita dapat menghasilkan energi kita sendiri. Ini sasaran kita ke depan, dalam lima, enam, bahkan tujuh tahun. Yang penting, kita harus menuju ke situ, dan dengan kerja keras kita bisa mewujudkannya lebih cepat,” ujarnya.

Peresmian RDMP Balikpapan turut dihadiri Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri bersama jajaran pemerintah daerah Kalimantan Timur, menandai keterlibatan daerah penyangga dalam proyek energi strategis nasional yang berdampak langsung terhadap kawasan sekitar. (*)

Iklan sisikota.com

Tags:

RDMP Balikpapan

Prabowo Subianto