Pusat Salurkan Dukungan Rp16 Miliar Revitalisasi Nasional, SMPN 6 Tenggarong Jadi Salah Satu Penerima

                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Info Daerah

Plt Kabid SMP Disdikbud Kukar, Emy Rosana Saleh, bersama guru SMPN 6 Tenggarong menanam pohon dalam rangkaian peletakan batu pertama pembangunan laboratorium IPA, Sabtu (27/9/2025). (Kontributor Sisikota.com)


Tenggarong, SISIKOTA.COM - Harapan baru hadir bagi siswa SMPN 6 Tenggarong. Sekolah ini resmi menjadi salah satu penerima Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 dari pemerintah pusat. Dukungan itu diwujudkan dengan pembangunan laboratorium IPA, ruang administrasi guru, dan ruang kepala sekolah.

Kepastian bantuan tertuang dalam surat bernomor 2061/C4/DM.00.03/2025 yang dikeluarkan Direktorat Sekolah Menengah Pertama, Ditjen PAUD, Dikdas, dan Dikmen. Dokumen tersebut menegaskan perlunya peningkatan mutu sarana prasarana sekolah untuk mendukung transformasi pendidikan nasional.

Sebagai sekolah yang memenuhi kriteria, SMPN 6 Tenggarong dipilih menjadi lokasi pembangunan tahap ketiga program revitalisasi. Peletakan batu pertama berlangsung Sabtu (27/9/2025) dan dirangkai dengan kegiatan penanaman 100 pohon di lingkungan sekolah.

Plt Kepala Bidang SMP Disdikbud Kukar, Emy Rosana Saleh, turut hadir dalam kegiatan tersebut. “Revitalisasi Satuan Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Tahun 2025 Tahap 3,” ujarnya saat acara berlangsung.

Emy menjelaskan, tahun ini Disdikbud Kukar memang belum mengalokasikan anggaran pembangunan untuk SMPN 6. Prioritas masih diarahkan pada sekolah yang infrastrukturnya lebih mendesak. Namun, SMPN 6 sebelumnya telah menerima bantuan berupa buku perpustakaan dan peralatan hidroponik.

Ia menilai dukungan pemerintah pusat melalui jalur aspirasi DPR RI menunjukkan adanya sinergi positif. “Upaya peningkatan mutu pendidikan tidak hanya bertumpu pada anggaran daerah, tetapi juga bisa diperoleh melalui jejaring yang lebih luas,” terangnya.

Emy berharap sinergi antara sekolah, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat dapat terus berjalan. “Dengan demikian, peningkatan sarana pendidikan di Kukar bisa lebih merata dan memberi manfaat nyata bagi peserta didik, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan perhatian lebih,” tutupnya. (rb/adv)

Iklan sisikota.com

Tags:

Disdikbud Kukar