Kategory
Info Daerah,
03-05-2025 22:36:14
Septic Tank Saung Pesisir Buatan ASN Puskesmas Sangasanga.(Sumber : Istimewa)
Kukar, SISIKOTA.COM- Salah seorang ASN yang bertugas di Puskesmas Sangasanga, bernama Muhammad Ferlian Maulana sukses mencetuskan Septic Tank sehat saung pesisir. Berawal dari keprihatinan kebiasaan pola hidup sebagian warga, yang mengesampingkan pembuangan limbah BAB yang lebih sehat.
Septic tank yang dibuat Ferlian sangat sederhana, karena berbahan drum bekas dan pipa.
"Kami ingin menciptakan Pola Hidup Bersih dan Sehat(PHBS) dari pengelolaan limbah BAB rumah tangga, dengan membuat jamban sehat," sebut penggagas produk, Muhammad Ferlian Maulana.
Sebelum menciptakan produk jamban sehat, karena masih ada warga yang buang kotoran jambannya ke perairan.
Dia menjelaskan, kebiasaan sebagian warga yang membuang kotoran limbah BAB ke perairan karena dari lima kelurahan yang ada di Sangasanga, ada empat kelurahan masuk wilayah pesisir dekat perairan langsung.
"Dianggap lebih mudah, jadi langsung buang ke perairan limbah jambannya," ucapnya.
Ferlian yang sudah mengabdi di Puskesmas Sanga-Sanga selama 10 tahun mengatakan, bahan drum plastik didapat dari pengumpulan limbah oli bekas yang sudah dibersihkan. Lalu ditambahkan dengan pipa yang tersambung ke Septic Tank Saung.
“Drum plastik bekas oli kami beli dari pengepul sekitar. Dalam keadaan bersih harga berkisar Rp 300 ribu per satu buah,” jelasnya.
Berapa Dana untuk membuat Septic Tank Saung per satu rumah butuh sekitar Rp 1,5 juta. Itu sudah termasuk biaya pemasangan Septic Tank baik dalam tanah maupun yang ada di air dengan sistem mengapung.
Secara teknis, limbah jamban yang masuk ke Septic Tank memiliki pipa pembuangan air yang sudah terpisah dengan kotoran. Secara berkala, harus rutin dicek dan diberikan EM4 untuk mengurai bakteri di Septic Tank.
“Beberapa Septic Tank Saung yang sudah terpasang berasal dari dana CSR perusahaan yang ada di Sangasanga," tutupnya.(SK/ADV)
Tags:
Diskominfo Kukar
17 jam yang lalu
18 jam yang lalu
20 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu