Kategory
Info Daerah,
16-02-2026 11:10:15
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kutai Kartanegara periode 2025–2028 mengikuti prosesi pelantikan di Ruang Serba Guna Kantor Bupati Kukar, Tenggarong, Senin (16/2/2026). (Istimewa)
Tenggarong, SISIKOTA.COM - Di tengah tekanan disrupsi digital, pemotongan anggaran industri media, hingga gelombang kecerdasan buatan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kutai Kartanegara menegaskan komitmen memperkuat profesionalisme dan menjaga kepercayaan publik. Komitmen itu mengemuka dalam pelantikan pengurus PWI Kukar periode 2025–2028 yang digelar di Ruang Serba Guna Kantor Bupati Kukar, Tenggarong, Senin (16/2/2026).
Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua PWI Kalimantan Timur Abdurrahman Amin. Susunan pengurus dibacakan Sekretaris PWI Kukar Achmad Shahab, sebagai tindak lanjut Konferensi Kabupaten PWI Kukar pada Desember 2025 yang menetapkan Andi Wibowo sebagai ketua untuk masa bakti tiga tahun ke depan.
Dalam sambutannya, Abdurrahman Amin menekankan pentingnya menjaga marwah profesi wartawan di tengah perubahan besar yang tengah dihadapi industri media. Ia menyebut tantangan dunia pers saat ini tidak hanya datang dari perkembangan teknologi digital, tetapi juga dampak pandemi, pemangkasan anggaran, serta hadirnya kecerdasan buatan yang mengubah lanskap kerja jurnalistik.
“Menjaga marwah dan martabat profesi bukan hanya soal kompetensi dan kesejahteraan, tetapi juga penegakan kode etik. Kita harus terus berjuang menjaga martabat profesi,” ujarnya.
Menurutnya, eksistensi profesi wartawan sangat berkaitan erat dengan kepercayaan publik. Di tengah menjamurnya jumlah media, reputasi dan integritas menjadi faktor penentu.
“Bukan hanya apa yang diberitakan, tetapi siapa yang memberitakan. Reputasi dan integritas wartawan harus dijaga,” kata Rahman.
Ia juga mengapresiasi kepemimpinan para ketua PWI Kukar sebelumnya, mulai dari Wahidin, Desman Minang Endianto, Bambang Irawan hingga kepengurusan saat ini, yang dinilai menjaga kesinambungan organisasi. Rahman turut menyinggung rencana perubahan AD/ART PWI, termasuk wacana pemberian hak suara kepada seluruh anggota berstatus biasa dalam pemilihan ketua provinsi.
Ketua PWI Kukar Andi Wibowo menegaskan komitmennya meningkatkan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia wartawan, sekaligus membangun sinergi lintas sektor. Ia mengajak seluruh pengurus menjadikan organisasi sebagai ruang belajar dan wadah kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Mari kita jadikan PWI sebagai wadah untuk belajar dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Saya mengajak seluruh pengurus bekerja dengan tanggung jawab dan menjunjung tinggi profesionalisme,” ucapnya.
Wakil Ketua PWI Kukar Saiful Aulia menyebut pelantikan menjadi momentum awal konsolidasi organisasi agar program kerja yang telah disusun dapat segera direalisasikan dan memberi dampak nyata bagi anggota maupun masyarakat.
Pelantikan turut dihadiri Sekretaris Daerah Kukar Sunggono yang membacakan sambutan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani, anggota DPRD Kukar Desman Minang Endianto, Ketua PCNU Kukar KH Asikin, Plt Kepala Diskominfo Kukar Solihin, Kabag Prokom Ismed, unsur Forkopimda, serta perwakilan PT Pertamina Hulu Mahakam.
Dalam sambutan tertulisnya, Bupati menegaskan pers bukan musuh pemerintah, melainkan mitra strategis dalam pembangunan daerah. Ia menyebut pers memiliki peran sebagai pendidik masyarakat melalui informasi yang akurat, pengawal kebijakan publik agar tetap transparan dan akuntabel, serta penyampai kritik konstruktif berbasis data dan fakta. (*)
Tags:
pwi kukar
17 jam yang lalu
18 jam yang lalu
21 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu