Rakernis Pertanian Kukar Tekankan Peran Penyuluh Hadapi Tantangan Pangan

                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Info Daerah

Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, membuka Rakernis penyuluhan pertanian di Hotel Grand Elty Singgasana Tenggarong, Selasa (19/8/2025). (Kontributor Bravo13.id)


Tenggarong, SISIKOTA.COM - Ketahanan pangan selalu menjadi isu penting bagi Kutai Kartanegara. Di balik geliat pembangunan yang bertumpu pada migas dan batu bara, sektor pertanian tetap dipandang sebagai fondasi yang menentukan kemandirian daerah. Peran penyuluh pun kembali ditegaskan melalui Rapat Kerja Teknis (Rakernis) 2025 yang dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, di Hotel Grand Elty Singgasana Tenggarong, Selasa (19/8/2025).

Dalam sambutannya, Sunggono menyampaikan pesan Bupati Aulia Rahman Basri bahwa Rakernis ini bukan sekadar agenda koordinasi rutin. Forum tersebut diposisikan sebagai ruang strategis untuk memperkuat sistem penyuluhan yang terpadu, terukur, dan berkelanjutan, sejalan dengan program Kukar Idaman Terbaik.

“Penyuluh adalah ujung tombak pembangunan pangan. Dengan adanya narasumber dari Kementerian Pertanian, kami harap wawasan para penyuluh semakin berkembang, sehingga mampu mendampingi petani dengan cara yang lebih efektif,” ujar Sunggono.

Rakernis tahun ini berlangsung hingga 21 Agustus 2025 dengan menghadirkan narasumber dari tingkat nasional. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar, Muhammad Taufik, bersama sejumlah pejabat daerah turut hadir mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Lebih jauh, Sunggono menekankan bahwa pemerintah daerah kini tengah serius mengalihkan fokus pembangunan dari ketergantungan pada sumber daya alam tak terbarukan menuju basis ekonomi berkelanjutan. Pertanian, bersama pariwisata dan ekonomi kreatif, ditempatkan sebagai prioritas utama.

“Pertanian harus tetap menjadi sektor andalan. Kukar tidak hanya menjaga swasembada pangan, tetapi juga berperan sebagai penyangga kebutuhan pangan Kalimantan Timur, termasuk Ibu Kota Negara (IKN),” tegasnya.

Dengan arah kebijakan itu, penyuluh dipandang memiliki peran ganda: memastikan ketahanan pangan sekaligus menjadi bagian dari transformasi ekonomi daerah. Melalui forum ini,  pemerintah berharap strategi pembangunan yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan bisa benar-benar dijalankan dari tingkat desa hingga nasional. (nur/adv)

Iklan sisikota.com

Tags:

Pertanian

Sunggono

sunggono sekda kukar