Kategory
Info Daerah,
13-01-2026 10:01:40
Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Sunggono menyampaikan arahan kepada organisasi perangkat daerah saat Kick Off Meeting Penyusunan RKPD Kukar Tahun 2027 di Kantor Bappeda Kukar, Senin (12/1/2026). (Istimewa)
Tenggarong, SISIKOTA.COM - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara mulai mengetatkan arah perencanaan pembangunan tahun 2027. Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono menegaskan bahwa penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 harus disesuaikan dengan kebijakan efisiensi anggaran, koreksi APBD, serta sinkronisasi dengan agenda pemerintah pusat dan provinsi.
Penegasan tersebut disampaikan Sunggono saat membuka Kick Off Meeting Penyusunan RKPD Pemkab Kukar Tahun 2027 di Ruang Serbaguna Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar, Senin (12/1/2026), yang diikuti seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) serta perwakilan kecamatan se-Kukar.
Dalam sambutannya, Sunggono menyampaikan bahwa proses penyusunan RKPD 2027 tidak dapat lagi dilakukan dengan pendekatan rutin tahunan. Seluruh perangkat daerah diminta menyesuaikan rencana pelaksanaan kegiatan dengan kapasitas fiskal daerah, hasil evaluasi dan koreksi APBD, serta kebijakan pembangunan lintas pemerintahan yang wajib didukung.
“Penyusunan RKPD 2027 harus betul-betul memperhatikan efisiensi anggaran, koreksi terhadap APBD, dan sinkronisasi dengan kebijakan pemerintah pusat maupun provinsi,” ujarnya.
Sunggono juga mengapresiasi komitmen OPD untuk mengikuti seluruh tahapan perencanaan yang telah dijadwalkan. Setelah kick off ini, proses penyusunan RKPD akan dilanjutkan melalui musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) mulai dari tingkat desa dan kelurahan, kecamatan, hingga kabupaten, yang ditargetkan rampung pada Februari 2026.
Selain pengetatan substansi perencanaan, Pemkab Kukar menyepakati perubahan pola pelaksanaan forum RKPD perangkat daerah. Ke depan, forum RKPD akan dikelompokkan berdasarkan rumpun urusan dan dikoordinasikan oleh para asisten sesuai bidang masing-masing, yakni Asisten I bidang pemerintahan dan kesejahteraan rakyat, Asisten II bidang perekonomian dan pembangunan, serta Asisten III bidang administrasi umum.
Dengan pola tersebut, forum RKPD diharapkan berjalan lebih efektif, fokus, dan memungkinkan OPD yang terlibat berkoordinasi langsung sesuai urusan yang ditangani.
Sunggono juga menekankan pentingnya pelibatan aktif para pemangku kepentingan dalam setiap tahapan perencanaan. Ia mengakui bahwa memastikan keterlibatan forum-forum sektoral, seperti Forum Anak, Dewan Pendidikan, dan forum terkait lainnya, masih menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian serius pemerintah daerah.
“Forum-forum ini harus benar-benar difasilitasi agar berjalan sesuai substansi dan kebutuhan pembangunan, bukan sekadar formalitas,” tegasnya.
Rapat tersebut turut diisi dengan paparan dari Pelaksana Tugas Kepala Bappeda Kukar Sy. Vanessa Vilna, penyampaian dari Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kukar Bahari Joko Susilo, serta dialog dan masukan dari OPD sebagai bagian dari penguatan awal arah pembangunan daerah tahun 2027. (*)
Tags:
Sunggono
sunggono sekda kukar
17 jam yang lalu
18 jam yang lalu
20 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu