Kategory
Info Daerah,
27-02-2026 19:54:50
Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri bersama jajaran Pemkab Kukar melakukan audiensi dengan perwakilan Kementerian PANRB di Jakarta guna membahas percepatan pemenuhan 364 tenaga kesehatan untuk operasional RSUD Aji Muhammad Idris. (Istimewa)
Tenggarong, SISIKOTA.COM - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aji Muhammad Idris di Kecamatan Muara Badak telah selesai dibangun dan siap dioperasikan. Namun, operasional penuh rumah sakit tersebut masih terkendala kekurangan tenaga kesehatan.
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara mencatat sedikitnya 364 tenaga kesehatan dibutuhkan agar rumah sakit dapat berjalan sesuai standar tipe layanan. Kebutuhan itu mencakup dokter spesialis, dokter umum, perawat, bidan, tenaga laboratorium, radiografer, hingga tenaga kefarmasian.
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyatakan keterbatasan formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pembatasan pengangkatan pegawai menjadi hambatan utama pemenuhan SDM kesehatan tersebut.
“Kebutuhan ini bersifat mendesak dan tidak bisa sepenuhnya menunggu siklus pengadaan ASN atau PPPK,” ujarnya saat melakukan audiensi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Kamis (25/2/2026).
Menurut Aulia, tanpa pemenuhan tenaga medis sesuai standar, operasional rumah sakit tidak dapat berjalan maksimal. Dampaknya, cakupan dan mutu layanan rujukan di Kukar menjadi terbatas serta membebani fasilitas kesehatan lainnya.
Sebagai solusi percepatan, Pemkab Kukar meminta dukungan kebijakan dari pemerintah pusat agar diberikan ruang fleksibilitas untuk merekrut tenaga kesehatan melalui mekanisme outsourcing atau kerja sama dengan pihak ketiga.
Langkah tersebut, kata Aulia, tetap akan mengacu pada regulasi ketenagakerjaan, ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah, serta standar kompetensi tenaga kesehatan sesuai aturan Kementerian Kesehatan.
Ia menegaskan skema tersebut tidak akan mengalihfungsikan jabatan struktural maupun jabatan fungsional ASN yang bersifat atributif pemerintahan.
Perwakilan Kemenpan RB, Raka Pamungkas, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti permasalahan yang disampaikan Pemkab Kukar dan melakukan pembahasan lebih lanjut agar operasional RSUD dapat segera berjalan optimal.
Dengan kebutuhan tenaga kesehatan yang besar dan keterbatasan formasi nasional, percepatan operasional RSUD Aji Muhammad Idris kini bergantung pada ruang kebijakan yang dapat diberikan pemerintah pusat kepada daerah. (*)
Tags:
RSUD Aji Muhammad Idris
17 jam yang lalu
18 jam yang lalu
21 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu