Kategory
Info Daerah,
29-09-2026 18:59:05
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kutai Kartanegara, Burhanuddin. (Harry/Sisikota.com)
Tenggarong, SISIKOTA.COM — Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Kartanegara mendata ulang penempatan los di Tangga Arung Square. Langkah ini dilakukan setelah sekitar 170–175 los tercatat belum memiliki kontrak.
Pendataan mencakup pedagang yang sudah menandatangani kontrak maupun pihak yang belum menyelesaikan administrasi. Disperindag akan memeriksa siapa yang menempati los, siapa yang aktif berjualan, dan siapa yang masih berminat menggunakan tempat tersebut.
“Dari sekitar 703 los, ternyata baru sekitar 530 pedagang yang menandatangani kontrak. Sementara sekitar 170 sampai 175 los belum memiliki kontrak,” ujar Plt. Kepala Disperindag Kukar Burhanuddin di DPRD Kukar, Senin (28/9/2026).
Burhanuddin mengatakan data dari pengelola pasar akan disinkronkan dan diperiksa kembali. Proses tersebut diperlukan sebelum pemerintah menentukan penataan terhadap setiap los.
“Kami akan mendata semuanya, baik pedagang yang sudah menandatangani kontrak apakah sudah menempati losnya atau belum, maupun mereka yang belum menandatangani kontrak apakah masih berminat atau tidak. Untuk itu memang membutuhkan waktu,” paparnya.
Hasil pendataan akan menjadi dasar menentukan los yang tetap digunakan dan los yang dapat dialihkan. Burhanuddin mengatakan los yang terbukti tidak ditempati dan tidak digunakan untuk berjualan akan diberikan kepada masyarakat atau pedagang lain yang membutuhkan tempat usaha.
Menurutnya, los di Tangga Arung Square merupakan aset pemerintah yang dibangun untuk mendukung kegiatan perdagangan.
“Pemerintah yang membangun dan menyediakan tempat tersebut untuk para pedagang,” jelasnya.
Burhanuddin menegaskan pedagang tidak diperbolehkan hanya menguasai los tanpa menggunakannya untuk aktivitas jual beli.
“Kalau memang tidak melakukan aktivitas di sana dan tidak ingin berjualan, tidak masalah, tetapi yang tidak diperbolehkan adalah hanya menguasai tempat tersebut tanpa digunakan,” tegasnya.
Disperindag menargetkan hasil awal pembenahan mulai terlihat pada akhir 2026. Penataan dilakukan secara bertahap, termasuk dengan memastikan data kontrak sesuai dengan kondisi penggunaan los di lapangan. (rry/bby/adv)
Tags:
pasar tangga arung
tangga arung square
17 jam yang lalu
18 jam yang lalu
20 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu