Kategory
Info Daerah,
30-06-2025 16:36:20
Tenggarong, SISIKOTA.COM - Di sebuah ruang pertemuan di Hotel Grand Fatma, Tenggarong, perhatian puluhan guru dan tenaga kependidikan tertuju pada podium. Senin pagi, 30 Juni 2025, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara menggelar Workshop Penguatan Literasi dan Numerasi bagi para pendidik sekolah dasar. Sorotan utama tak hanya soal teori, tetapi bagaimana alat peraga pendidikan yang telah dibagikan dapat digunakan secara efektif dalam ruang kelas.
Kepala Bidang Pendidikan SD Disdikbud Kukar, Ahmad Nurkhalis, yang membuka kegiatan ini, menegaskan bahwa alat peraga yang diterima sekolah bukan sekadar kelengkapan administrasi atau hiasan visual semata. “Bantuan alat peraga ini bukan sekadar formalitas atau hiasan ruang kelas. Ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin sebagai media pembelajaran aktif yang bisa mendorong semangat belajar siswa,” ujarnya.
Nurkhalis mengingatkan pihak sekolah agar segera melakukan pengecekan terhadap kelengkapan alat bantu tersebut. Ia menekankan pentingnya tanggung jawab dalam proses verifikasi, terlebih jika masih berada dalam masa jaminan dari penyedia barang. Keterlambatan dalam memanfaatkan alat ini bisa berdampak langsung pada kualitas pembelajaran.
Lebih dari itu, ia menekankan bahwa alat peraga harus selaras dengan pendekatan Kurikulum Merdeka Belajar, yang mendorong metode pembelajaran aktif, kreatif, dan menyenangkan. “Dengan alat peraga, guru bisa menyampaikan konsep literasi dan numerasi secara lebih menarik, dan siswa akan lebih mudah memahami materi. Ini bukan soal seberapa banyak materinya, tapi bagaimana menyampaikannya,” terang Nurkhalis.
Dalam paparannya, ia juga mendorong para guru untuk berani bereksperimen dalam pendekatan pengajaran. Ia mencontohkan permainan edukatif berbasis numerasi atau simulasi sederhana yang bisa meningkatkan keterlibatan siswa tanpa mengorbankan substansi pembelajaran. “Anak-anak bisa belajar sambil bermain. Tapi ini bukan bermain-main dengan belajar. Alat peraga harus dimanfaatkan sesuai fungsinya,” tambahnya.
Disdikbud Kukar, menurut Nurkhalis, berkomitmen akan terus memantau dan mengevaluasi pemanfaatan alat peraga ini di setiap sekolah. Jika ditemukan kendala teknis atau kekurangan alat, dinas siap menindaklanjuti melalui mekanisme yang telah disiapkan.
“Harapan kami, dengan sinergi yang kuat antara sekolah dan Disdikbud, mutu pendidikan dasar di Kukar akan terus mengalami peningkatan yang signifikan,” pungkasnya. (rb/adv)
Tags:
Disdikbud Kukar
Kukar
Kutai Kartanegara
17 jam yang lalu
17 jam yang lalu
20 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu