Kategory
Info Daerah,
30-09-2025 09:22:14
Plt Kabid Pendidikan SMP Disdikbud Kukar, Emy Rosana Saleh. (Kontributor Sisikota.com)
Tenggarong, SISIKOTA.COM – Di pedalaman Kutai Kartanegara, sekolah-sekolah menghadapi tantangan berat: sarana terbatas, akses sulit, dan jumlah siswa yang sedikit. Kondisi itu mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar memperkuat komitmen pemerataan mutu pendidikan melalui program pendampingan sekolah terpencil.
Plt Kabid Pendidikan SMP Disdikbud Kukar, Emy Rosana Saleh, menjelaskan bahwa program ini tidak sekadar kunjungan. Tim mendatangi sekolah untuk mendengar langsung keluhan guru dan menilai potensi yang bisa dikembangkan.
“Kunjungan ini lebih kepada pendampingan. Kami ingin mengetahui kendala yang dihadapi sekolah, sekaligus mencari potensi yang bisa dikembangkan,” ujar Emy, Selasa (30/9/2025).
Beberapa sekolah sudah menerima pendampingan, antara lain SMPN 3 Muara Wis, SMPN 1 hingga 4 Kenohan, serta SMPN 6 Kota Bangun. Setiap kunjungan membuka gambaran nyata mengenai masalah mendasar yang dihadapi sekolah di wilayah pedalaman.
Emy menambahkan, pendampingan tidak berhenti di sana. Sejumlah sekolah di SMPN 7 Muara Kaman serta beberapa sekolah di Kecamatan Samboja menjadi sasaran berikutnya. Dengan begitu, jangkauan program semakin luas dan lebih banyak sekolah bisa merasakan manfaatnya.
Menurutnya, tantangan yang dihadapi sekolah di pedalaman sangat kompleks. Keterbatasan ruang kelas dan laboratorium, akses jalan yang sulit dilalui, hingga distribusi guru yang belum merata menjadi hambatan nyata. Jumlah siswa yang sedikit juga sering membuat sekolah tertinggal dalam hal fasilitas dan pengembangan program.
“Pendampingan ini penting agar sekolah tetap bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Paling tidak, kami bisa membantu mencarikan solusi atau menghubungkan sekolah dengan pihak terkait yang bisa memberikan dukungan,” jelasnya.
Selain memetakan masalah, program ini juga diarahkan untuk mengidentifikasi peluang. Misalnya, potensi kearifan lokal yang bisa dimanfaatkan sebagai bagian dari pembelajaran, atau kerja sama dengan pihak swasta yang dapat memberi dukungan sarana.
Disdikbud Kukar menegaskan bahwa upaya ini dilakukan untuk mengurangi kesenjangan kualitas pendidikan antara daerah perkotaan dan pedalaman. Pemerataan mutu pendidikan dianggap kunci untuk membangun generasi yang setara di seluruh wilayah.
“Dengan komitmen bersama, mutu pendidikan di seluruh wilayah Kukar diharapkan bisa meningkat secara merata,” pungkas Emy. (rb/adv)
Tags:
Disdikbud Kukar
17 jam yang lalu
18 jam yang lalu
21 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu