Sinergi Mahasiswa dan Warga Desa Kersik Wujudkan Program Sosial dan Lingkungan

                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Info Daerah

Mahasiswa KKN Unmul Angkatan 51 berfoto bersama warga Desa Kersik usai kegiatan gotong royong dalam rangka Bulan Bakti Gotong Royong. (Kontributor Sisikota.com)


Marangkayu, SISIKOTA.COM - Suasana pagi di Desa Kersik, Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara, tampak berbeda pada Minggu (20/7/2025). Di bawah atap balai pertemuan sederhana, puluhan warga berkumpul bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Mulawarman (Unmul) Angkatan 51. Tangan mereka memegang sapu, cangkul, dan alat kebersihan lain, siap memulai kerja bakti. Senyum dan canda terdengar di sela aktivitas, mencerminkan semangat gotong royong yang masih terjaga kuat di desa ini.

Ketua kelompok KKN, Dicky Kurnia Arifin, mengaku terkesan dengan kekompakan masyarakat setempat. Sejak tiba sepekan lalu, kelompok beranggotakan 10 mahasiswa ini langsung merasakan dukungan penuh warga. “Kondisi masyarakat di Desa Kersik itu sangat solid. Di setiap kegiatan selalu ada kerja sama, seperti kerja bakti, gotong royong, dan kegiatan senam yang rutin dilaksanakan setiap Rabu dan Jumat,” ujarnya.

Sambutan hangat tidak hanya datang dari warga, tetapi juga dari pemerintah desa. Kepala Desa dan Sekretaris Desa langsung mengajak para mahasiswa duduk bersama membahas program kerja. Hal ini membuat proses adaptasi berjalan cepat, bahkan memudahkan mahasiswa untuk menyesuaikan kegiatan sesuai kebutuhan masyarakat. “Kami disambut dengan sangat gembira di sini. Bahkan program kerja kami langsung didiskusikan dengan Kepala Desa dan Sekretaris Desa,” kata Dicky.

Kelompok KKN ini membawa sejumlah program unggulan, salah satunya penomoran rumah di seluruh desa. Program ini bertujuan memudahkan pendataan dan pelayanan administrasi bagi warga. Selain itu, mereka tengah merancang pembuatan pestisida alami berbahan nabati untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Upaya ini diharapkan dapat menjadi solusi ramah lingkungan bagi petani lokal.

Selama 38 hari masa pengabdian, dari 14 Juli hingga 20 Agustus 2025, para mahasiswa berkomitmen untuk membaur dengan warga. Mayoritas penduduk Desa Kersik berasal dari suku Bugis, yang terkenal dengan budaya kekeluargaan dan solidaritas tinggi. “Harapan saya sebagai anggota KKN, kami bisa membaur dan merangkul warga desa, menjadi bagian dari mereka secara kekeluargaan,” tutup Dicky.

Iklan sisikota.com

Tags:

Kecamatan Marangkayu

marangkayu