SISPADA Kukar Siap Jadi Referensi Utama Informasi Pariwisata dan Ekraf

                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Info Daerah

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara, Arianto. (Kontributor Sisikota.com)


Tenggarong, SISIKOTA.COM - Transformasi digital pariwisata di Kutai Kartanegara (Kukar) akan memasuki babak baru. Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar tengah mematangkan peluncuran Sistem Informasi Pariwisata Daerah Kutai Kartanegara atau SISPADA Kukar, sebuah aplikasi resmi yang dirancang sebagai pusat data dan informasi digital pariwisata serta ekonomi kreatif (ekraf) daerah.

Peluncuran SISPADA Kukar ditargetkan pada 27 Juli 2025, setelah seluruh persiapan teknis rampung pada pertengahan bulan. Plt Kepala Dispar Kukar, Arianto, menjelaskan bahwa sistem ini akan menjadi rujukan utama bagi masyarakat, wisatawan, hingga pelaku industri yang ingin mendapatkan informasi terkini secara real-time.

“Kalau pusat punya SISPARNAS, maka Kukar kini punya SISPADA. Kami ingin sistem ini menjadi referensi utama bagi siapa pun yang ingin mengetahui perkembangan dunia pariwisata dan ekonomi kreatif di Kukar,” ujar Arianto. Ia menekankan bahwa SISPADA bukan sekadar etalase digital, tetapi juga alat strategis untuk perencanaan dan promosi.

SISPADA Kukar dirancang dengan berbagai fitur unggulan: kalender event pariwisata dan ekraf di seluruh kecamatan, direktori destinasi unggulan, informasi kuliner khas daerah, hingga profil pelaku UMKM dan komunitas budaya. Semua informasi akan disajikan dalam antarmuka yang ramah pengguna, dapat diakses melalui perangkat mobile maupun desktop.

Selain itu, aplikasi ini akan memuat berita dan artikel aktual seputar perkembangan pariwisata, kegiatan komunitas, hingga partisipasi Kukar dalam event regional dan nasional. Dispar Kukar juga membuka ruang kontribusi publik, sehingga masyarakat dapat mengirimkan informasi atau konten seputar budaya dan destinasi lokal.

Arianto menegaskan, SISPADA tidak hanya menyasar wisatawan, tetapi juga pelaku usaha, peneliti, dan pembuat kebijakan yang memerlukan data terstruktur. “Kami berharap SISPADA menjadi acuan resmi dan memperkuat posisi Kukar sebagai daerah yang serius dalam tata kelola pariwisata berbasis data,” ujarnya.

Dengan kehadiran SISPADA Kukar, Pemkab Kutai Kartanegara menargetkan pengelolaan sektor pariwisata yang lebih modern, transparan, dan inklusif. Sistem ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam upaya memajukan pariwisata daerah berbasis teknologi. (nur/adv)

Iklan sisikota.com

Tags:

Arianto

dinas pariwisata kukar

Dispar Kukar