Kategory
Info Daerah,
26-07-2025 16:07:55
Sekretaris Daerah Kukar Sunggono. (Kontributor Sisikota.com)
Tenggarong, SISIKOTA.COM - Ruang kerja Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, pada Rabu (23/7/2025) dipenuhi nuansa kebanggaan usai kabar baik datang dari Jakarta. Pemerintah Kabupaten Kukar berhasil meraih kembali Inabuyer Award dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UMKM) dalam ajang B2B2G Expo 2025. Penghargaan ini diberikan karena Kukar dinilai sebagai kabupaten dengan transaksi UMKM terbesar di Indonesia pada tahun 2024, mencapai lebih dari Rp5 triliun.
Sunggono menyebut capaian tersebut bukan hasil kerja satu pihak semata, melainkan buah dari sinergi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Kukar yang konsisten berpihak pada pelaku UMKM. “Terima kasih kepada semua rekan-rekan OPD yang telah berkontribusi nyata. Tanpa komitmen mereka, angka itu tidak mungkin tercapai,” ujarnya.
Menurutnya, lonjakan nilai transaksi UMKM ini merupakan dampak dari kebijakan strategis Pemkab Kukar yang mengutamakan produk lokal dalam pengadaan barang dan jasa. Hampir seluruh proses belanja pemerintah daerah diarahkan untuk menyerap produk-produk buatan UMKM Kukar. Langkah ini sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 yang mengamanatkan alokasi minimal 40 persen belanja APBD untuk produk UMKM.
“Kami bukan hanya ingin sukses secara angka, tapi juga membangun UMKM yang tahan banting, berdaya saing, dan mampu naik kelas. Itu artinya pelaku UMKM kita harus siap bersaing di pasar yang lebih luas, bahkan hingga ke level nasional dan internasional,” tegasnya.
Sunggono menambahkan, penghargaan dari Kementerian UMKM ini menjadi yang ketiga kalinya diterima Kukar. Prestasi ini menjadi bukti bahwa konsistensi, kolaborasi lintas sektor, dan dukungan kebijakan yang tepat dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan secara signifikan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini juga menjadi motivasi bagi daerah untuk terus memperluas pasar, baik melalui penjualan langsung maupun platform digital.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyampaikan apresiasinya terhadap daerah-daerah yang berhasil memaksimalkan peluang bagi pelaku usaha kecil dan menengah. Ia menargetkan total transaksi lewat program Inabuyer secara nasional tahun ini bisa menembus Rp3 triliun, naik dua kali lipat dari pencapaian tahun sebelumnya.
Bagi Kukar, target nasional itu menjadi tantangan sekaligus peluang. Sunggono memastikan pihaknya akan terus mengawal kebijakan belanja pemerintah yang berpihak pada UMKM lokal, memperkuat pendampingan bagi pelaku usaha, serta mendorong inovasi produk agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif. “Inilah wujud nyata ekonomi berbasis kerakyatan, di mana hasilnya kembali dinikmati masyarakat,” pungkasnya. (nur/adv)
Tags:
Sunggono
sunggono sekda kukar
17 jam yang lalu
18 jam yang lalu
20 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu