Kategory
Info Daerah,
12-09-2025 12:06:45
Panen demplot padi LEISA di Kelurahan Bukit Biru, yang menggunakan teknologi modern untuk mendukung pertanian berkelanjutan. (Kontributor Sisikota.com)
Tenggarong, SISIKOTA.COM - Harapan swasembada pangan nasional 2026 kian nyata dari sawah-sawah di Tenggarong. Di Kelurahan Bukit Biru, Jumat (12/9/2025), ratusan petani menyaksikan langsung panen Demonstration Plot (Demplot) Padi Low External Input Sustainable Agriculture (LEISA), sebuah terobosan yang mengurangi ketergantungan pada pupuk sintetis dan pestisida kimia, namun tetap menunjukkan peningkatan produktivitas.
Program LEISA ini lahir dari sinergi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Bank Indonesia (BI), dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Kolaborasi lintas lembaga ini membuktikan bahwa inovasi pertanian modern bukan sekadar wacana, tetapi bisa menghadirkan hasil nyata di lapangan. “Ini bukti bahwa pertanian berkelanjutan bisa sekaligus produktif. Kami mengapresiasi adanya demplot dan teknologi pertanian modern ini,” ujar Camat Tenggarong, Sukono.
Keistimewaan panen kali ini bukan hanya hasil padi yang melimpah, tetapi juga penerapan teknologi pertanian mutakhir. Tenggarong menjadi pionir penggunaan drone sprayer agriculture untuk penyemprotan pupuk dan pestisida. Teknologi ini memberikan banyak keuntungan: akurasi lebih tinggi, biaya operasional lebih rendah, serta mengurangi risiko kesehatan bagi petani.
Sukono menegaskan, keberhasilan tersebut bukan hanya soal teknis budidaya, melainkan cerminan dari semangat petani lokal untuk bertransformasi. “Semangat petani Tenggarong untuk berinovasi semakin besar. Harapannya, seluruh Gapoktan dan KWT bisa bersinergi dalam mengembangkan potensi pertanian di wilayah masing-masing,” katanya.
Pencapaian ini semakin relevan karena Kukar baru saja ditunjuk sebagai tuan rumah Expo Kontingen Tani Nasional Aku (KTNA) 2025. Ajang bergengsi yang dijadwalkan akan dihadiri langsung Menteri Pertanian RI itu dipandang sebagai momentum strategis untuk memperlihatkan kemampuan Kukar sebagai daerah yang mampu memadukan tradisi bertani dengan inovasi berteknologi tinggi. “Ini bukti bahwa Tenggarong mampu menjadi contoh. Bukan hanya sukses menggerakkan petani, tapi juga menarik perhatian daerah lain,” tegas Sukono. (nur/adv)
Tags:
Pertanian
18 jam yang lalu
19 jam yang lalu
21 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu