Kategory
Info Daerah,
17-10-2024 20:11:21
Awang Rifani.(Sumber : Sisikota)
SISIKOTA.COM – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI menetapkan tiga kebudayaan Kukar sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). Yaitu Kesenian Tingkilan Kutai, Gambus Kutai dan Sangkoh Kutai, telah resmi menjadi bagian dari kekayaan budaya nasional, yang harus dilestarikan dan dijaga oleh generasi penerus.
Prestasi ini merupakan hasil dari upaya panjang Pemkab Kukar, yang pada tahun 2023 lalu, telah mengusulkan 15 kebudayaan untuk mendapatkan status WBTB. Meski hanya tiga kebudayaan yang berhasil ditetapkan, capaian tersebut tetap mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan, termasuk para pemerhati kebudayaan di Kukar.
Salah seorang praktisi dan pemerhati kebudayaan Kukar, Awang Rifani, memberikan pandangannya terkait pencapaian ini. Ia menilai bahwa upaya Pemkab Kukar dalam menetapkan kebudayaan sebagai WBTB bukanlah hal yang mudah.
"Dibutuhkan kerja keras dan kolaborasi antara berbagai pihak, untuk memastikan bahwa kekayaan budaya tersebut diakui secara resmi dan dapat terus dilestarikan," sebut Awang Rifani.
Dengan pencapaian yang sudah diraih, tambah dia, menunjukan indeks kemajuan kebudayaan Kukar semakin meningkat, membuktikan bahwa usaha pemerintah dalam menganggarkan dana untuk kebudayaan tidak sia-sia,
Awang Rifani menekankan, dengan penetapan ini, tanggung jawab untuk melestarikan kesenian Tingkilan Kutai Gambus Kutai, dan Sangkoh Kutai menjadi lebih besar.
Ada pun, setelah pengakuan ini, Awang menekankan bahwa Pemkab Kukar dan masyarakat harus lebih proaktif dalam menjaga agar kebudayaan tersebut tetap hidup dan berkembang di tengah arus modernisasi. Apa yang dilakukan Disdikbud Kukar sudah luar biasa.
"Pelestarian ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan seluruh lapisan masyarakat. Mari bersama sama melestarikan kebudayaan Kutai," tutupnya.(SK-3/ADV2)
Tags:
Disdikbud Kukar
17 jam yang lalu
18 jam yang lalu
20 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu