Kategory
Info Daerah,
28-12-2025 12:33:27
Tim Mini 4WD Kutai Kartanegara menunjukkan medali perunggu usai berlaga pada Babak Kualifikasi Pra Porprov VIII Kalimantan Timur 2025 di Samarinda, Sabtu (27/12/2025). (Istimewa)
Samarinda, SISIKOTA.COM - Tim Mini 4WD Kutai Kartanegara membawa pulang medali perunggu pada Babak Kualifikasi Porprov VIII Kalimantan Timur 2025 yang digelar di Samarinda, Sabtu (27/12/2025).
Bertanding di kelas Seri Dash, tim Kukar mampu bersaing dengan racer dari berbagai daerah pada ajang yang berlangsung di GO Mall Samarinda. Perlombaan cabang olahraga bermotor ini digelar selama satu hari dan mempertandingkan dua kelas utama, yakni Seri Dash dan Seri Tune.
Lima racer Kukar yang turun di kelas Seri Dash adalah Arthur Yudha Prawira, Aji Lutfika Yusril, Wijaya, Dimas Alfi Ramadani, dan Mahendra. Mereka tampil konsisten sejak babak awal hingga akhirnya memastikan satu tempat di podium.
Pelatih Seri Dash, Rudi Effendy, menyebut hasil ini menjadi modal penting bagi timnya dalam menatap Porprov mendatang.
“Anak-anak menjalankan strategi dengan cukup disiplin. Hasil ini jadi gambaran bahwa kami masih punya ruang untuk ditingkatkan,” ujar Rudi.
Sementara itu, pelatih Seri Tune, Tayyib Sultan, menilai pencapaian tersebut mencerminkan perkembangan pembinaan Mini 4WD di Kukar, terutama menghadapi persaingan yang semakin ketat.
“Persaingan di kualifikasi cukup padat. Dari sini kami bisa membaca kekuatan lawan dan menyiapkan evaluasi untuk ke depan,” kata Tayyib.
Manajer tim Mini 4WD Kukar, Nofand Surya Gafilah, mengatakan keikutsertaan pada babak kualifikasi ini tidak semata mengejar medali.
“Kualifikasi ini kami jadikan ajang mengukur kesiapan tim, baik dari sisi teknis maupun mental bertanding,” ujarnya.
Babak Kualifikasi Porprov VIII Kaltim cabang Mini 4WD diikuti oleh sejumlah daerah dan menjadi pintu masuk bagi atlet-atlet terbaik untuk melaju ke Porprov utama tahun 2026 mendatang. (*)
Tags:
Mini 4WD Kukar
17 jam yang lalu
18 jam yang lalu
20 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu