Kategory
Info Daerah,
25-09-2025 00:19:24
Bupati Kukar dr Aulia Rahman Basri memimpin rapat bersama jajaran Pemkab Kukar membahas kebijakan wajib penggunaan Bankaltimtara untuk transaksi rekanan, Rabu (24/9/2025). (Kontributor Sisikota.com)
Tenggarong, SISIKOTA.COM - Seluruh rekanan Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) kini diwajibkan menggunakan rekening Bankaltimtara dalam setiap transaksi keuangan. Kebijakan ini ditegaskan Bupati Kukar, dr Aulia Rahman Basri, pada Rabu (24/9/2025) sebagai langkah strategis untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menjaga agar perputaran uang tetap berada di daerah.
“Fokus kita bagaimana pembangunan di Kukar mendapat porsi lebih besar, sementara keuntungan dari transaksi keuangan bisa kembali ke daerah,” ujar Aulia.
Menurutnya, Bankaltimtara merupakan bank milik bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) serta kabupaten dan kota di seluruh wilayah Kaltim. Karena itu, setiap transaksi yang dipusatkan pada bank ini akan berkontribusi langsung pada pendapatan daerah. Aliran dana dan keuntungan berupa dividen tidak akan lari keluar daerah, melainkan kembali untuk mendukung pembangunan di Kukar. Aulia menegaskan, semakin besar volume transaksi rekanan melalui Bankaltimtara, semakin besar pula potensi dividen yang bisa masuk ke kas daerah.
Ia juga menekankan bahwa kebijakan ini tidak menyalahi aturan perbankan maupun prinsip persaingan usaha. “Bankaltimtara adalah institusi moneter nasional yang sah dan legal, sehingga penerapan kebijakan ini tidak bisa dikategorikan sebagai praktik monopoli,” jelasnya. Menurut Aulia, rekanan masih memiliki keleluasaan mengelola keuangan di luar transaksi resmi, tetapi setiap pembayaran terkait proyek dan kerja sama dengan Pemkab Kukar wajib melalui Bankaltimtara.
Langkah ini, lanjut Aulia, merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah. Dengan meningkatnya kontribusi dividen, pemerintah daerah memiliki ruang fiskal yang lebih besar untuk membiayai berbagai program pembangunan, mulai dari infrastruktur dasar hingga layanan publik di bidang pendidikan dan kesehatan. “Semakin besar dividen yang diterima, semakin banyak pula program yang bisa kita jalankan untuk masyarakat,” imbuhnya.
Pemkab Kukar berharap, penerapan transaksi melalui Bankaltimtara tidak hanya memperkuat PAD, tetapi juga mendukung stabilitas keuangan daerah. Dengan semakin intensifnya kerja sama ini, Bankaltimtara diharapkan mampu memperluas jaringan layanan dan mempermudah akses keuangan bagi masyarakat serta pelaku usaha lokal. Upaya tersebut sejalan dengan visi Kukar Idaman Terbaik, yang menekankan pembangunan berorientasi pada masyarakat dan keberlanjutan. (nur/adv)
Tags:
aulia rahman basri
Bupati Kukar
bupati kutai kartanegara
18 jam yang lalu
19 jam yang lalu
21 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu