Kategory
Info Daerah,
29-01-2026 10:12:27
Gedung Institut Teknologi Kalimantan (ITK) di Balikpapan. (Istimewa)
Samarinda, SISIKOTA.COM - Mahasiswa Program Pascasarjana Magister Manajemen Teknologi Institut Teknologi Kalimantan (ITK) dipastikan tetap dapat melanjutkan perkuliahan melalui Program Gratispol Pendidikan. Kepastian ini diberikan setelah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan pihak ITK menyelesaikan persoalan administratif yang sempat memicu keluhan mahasiswa dan mencuat ke ruang publik.
Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan antara Pemprov Kaltim dan ITK di Ruang Tenguyun, Lantai 4 Kantor Gubernur Kaltim, Senin 26 Januari 2026. Dalam pertemuan itu, kedua pihak menegaskan tidak terdapat persoalan mendasar dalam pelaksanaan Program Gratispol, khususnya bagi mahasiswa Program Pascasarjana Magister Manajemen Teknologi, dan memastikan solusi bagi mahasiswa yang sebelumnya belum terakomodir.
Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Kaltim, Siti Sugiyanti, menyampaikan bahwa seluruh mahasiswa yang memenuhi kriteria akademik tetap berhak melanjutkan pendidikan melalui Program Gratispol Pendidikan. Ia menyebut, isu yang sempat berkembang terjadi akibat miskomunikasi administratif dan telah diselesaikan melalui mekanisme resmi sesuai ketentuan kampus.
“Pemprov Kaltim dan ITK berkomitmen memastikan seluruh mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Teknologi yang memenuhi kriteria tetap dapat melanjutkan pendidikan melalui Program Gratispol Pendidikan,” kata Siti Sugiyanti.
Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah pejabat dari kedua belah pihak. Dari Pemprov Kaltim hadir antara lain Plh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Muhammad Hamsani, Pengarah TP2G Prof. Zulkarnaen, dan Ketua TP2G Prof. Bohari Yusuf. Sementara dari ITK dihadiri Kepala Biro Akademik dan Umum Yuspian, Plh Kepala Bagian Akademik Ike Wayan Norma Yunita, serta Ketua Tim Humas dan Keprotokolan Nabila Khairunnisa.
Kepastian ini disambut positif oleh mahasiswa. Salah satunya Ade Rahayu, mahasiswa Program Pascasarjana Magister Manajemen Teknologi ITK, yang sebelumnya menyampaikan keluhan terkait Program Gratispol melalui media sosial hingga menjadi perhatian publik.
Melalui akun Instagram pribadinya, @aderahayu277, pada Selasa 27 Januari 2025, Ade menyampaikan bahwa pihaknya telah memperoleh solusi terbaik atas persoalan yang dihadapi. Dalam unggahannya berjudul “Klarifikasi Terkait Gratispol”, Ade mengapresiasi kerja sama ITK dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, serta peran berbagai pihak yang turut mendampingi mahasiswa.
“Kami telah mendapatkan solusi terbaik terkait Program Gratispol melalui kerja sama pihak ITK dan Pemerintah Provinsi. Terima kasih kepada semua pihak, termasuk rekan media, teman-teman mahasiswa, dan LBH Samarinda, yang telah membantu dan mendampingi kami secara profesional dan netral,” tulis Ade.
Ia menegaskan mahasiswa sepakat untuk tetap melanjutkan perkuliahan dan tidak mengundurkan diri. Ade juga mengajak mahasiswa lainnya untuk tetap saling mendukung dan fokus menempuh pendidikan.
Dengan adanya kesepakatan ini, Pemprov Kaltim dan ITK menyatakan akan terus memperkuat koordinasi dan komunikasi agar pelaksanaan Program Gratispol Pendidikan berjalan sesuai ketentuan akademik serta tidak menimbulkan persoalan serupa di kemudian hari. (*)
Tags:
Institut Teknologi Kalimantan (ITK)
Pemprov Kaltim
17 jam yang lalu
18 jam yang lalu
20 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu