Kategory
Info Daerah,
22-10-2026 22:14:12
Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara Sunggono menyampaikan amanat Menteri Agama dalam Upacara Hari Santri 2026 di halaman Kantor Bupati Kukar, Tenggarong, Kamis (22/10/2026). (Harry/Sisikota.com)
Tenggarong, SISIKOTA.COM — Sebanyak 2.197 santri di Kutai Kartanegara menjadi penerima beasiswa Pemerintah Kabupaten Kukar pada 2026. Total anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp6,591 miliar dengan penyaluran dilakukan secara bertahap.
Sekretaris Daerah Kukar Sunggono mengatakan sebagian beasiswa telah disalurkan, sedangkan sisanya akan dilanjutkan hingga seluruh penerima memperoleh bantuan.
“Pada tahun ini, sebanyak 2.197 santri menerima beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, dengan total anggaran sekitar Rp6,591 miliar. Sebagian bantuan sudah disalurkan. Insyaallah, proses penyalurannya akan diselesaikan secara bertahap hingga seluruh penerima memperoleh haknya,” kata Sunggono di halaman Kantor Bupati Kukar, Tenggarong, Kamis (22/10/2026).
Penerima Berdasarkan Data Kementerian Agama
Sunggono menjelaskan beasiswa diberikan kepada santri dari berbagai jenjang yang tercatat melalui Kementerian Agama.
Data tersebut menjadi dasar pemerintah daerah dalam menentukan penerima dan menyalurkan bantuan.
Sementara itu, program beasiswa bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan di Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) dan Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur'an (PTIQ) merupakan skema yang berbeda dari beasiswa santri tersebut.
Selain beasiswa, Pemkab Kukar juga memberikan perhatian terhadap pengembangan pondok pesantren dan majelis taklim.
Untuk majelis taklim, bantuan diberikan setelah melalui proses pendataan dan verifikasi bersama Kementerian Agama guna memastikan lembaga yang menerima bantuan masih aktif.
“Setelah proses verifikasi selesai, bantuan akan disalurkan kepada majelis taklim yang memenuhi ketentuan,” jelasnya.
Disampaikan pada Peringatan Hari Santri
Keterangan tersebut disampaikan Sunggono seusai Upacara Hari Santri 2026 di halaman Kantor Bupati Kukar.
Pemerintah daerah memfasilitasi pelaksanaan kegiatan yang menjadi bagian dari agenda Kementerian Agama tersebut.
Rangkaian peringatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada perwakilan santri serta rencana pemberian bantuan kepada sejumlah pondok pesantren.
Sunggono mengatakan momentum Hari Santri juga perlu digunakan untuk memperluas peran santri dalam pembangunan.
Santri, menurutnya, tidak hanya diharapkan memiliki kemampuan di bidang keagamaan, tetapi juga mampu berinovasi, mandiri, serta mengambil peran dalam pemberdayaan masyarakat.
Dorong Pesantren Ramah Anak
Pemkab Kukar juga menaruh perhatian pada penguatan lingkungan pondok pesantren yang ramah anak.
Menurut Sunggono, perlindungan terhadap anak yang menempuh pendidikan di pesantren harus menjadi perhatian bersama.
Lingkungan pendidikan pesantren diharapkan tidak hanya mendukung pengembangan ilmu agama dan karakter, tetapi juga memberikan rasa aman kepada para santri selama menjalani pendidikan.
Melalui beasiswa dan dukungan terhadap lembaga pendidikan keagamaan tersebut, Pemkab Kukar berharap santri memperoleh ruang yang lebih besar untuk melanjutkan pendidikan dan berkontribusi bagi masyarakat. (rry/bby/adv)
Tags:
Sunggono
sunggono sekda kukar
13 jam yang lalu
13 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
20-10-2026 19:58:24